Dari Paket C hingga Sayembara Desa, Jurus Bupati Batang Tekan Angka Putus Sekolah
Bupati Batang M Faiz Kurniawan -ist-
BATANG, diswayjateng.com – Kebijakan M Faiz Kurniawan menjadi sorotan setelah ribuan anak di Kabupaten BATANG tercatat putus sekolah per April 2026.
Data menunjukkan lebih dari 3.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA/SMK keluar dari sistem pendidikan formal.
Bupati Batang memilih menempuh langkah agresif melalui kebijakan berlapis.
Fokus utama diarahkan pada penyelamatan cepat anak-anak yang sudah terlanjur putus sekolah.
BACA JUGA: Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Batang Tembus 65 Sepanjang 2025, Beri Sinyal Kuat
BACA JUGA: Muscab IX PPP Dapil Jateng 10 Dipusatkan di Batang, Target Kursi DPRD Naik di 2029
Pemkab Batang meluncurkan program Paket C gratis dengan kuota hingga 2.000 peserta pada 2026.
Program ini dirancang sebagai jalur darurat agar anak-anak tetap memiliki akses ijazah setara pendidikan formal.
“Kita sudah siapkan Paket C gratis untuk 2.000 anak tahun ini,” tegas Faiz usai Upacara Hari Pendidikan Nasional, Senin 4 Mei 2026.
Namun kebijakan tidak berhenti di level individu.
BACA JUGA: Kantor Bupati jadi Tempat Lelang Ikan, Ini Serunya Festival Gemarikan Batang 2026
Faiz justru mendorong pendekatan struktural dengan melibatkan pemerintah desa sebagai aktor utama pengendalian.
Melalui skema insentif, desa dengan angka putus sekolah terendah akan mendapat reward berupa bantuan keuangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


