Hadi Priyanto mengaku sempat mengalami cedera kaki selama perjalanan dan harus menjalani perawatan di puskesmas. Namun, hal itu tidak menyurutkan langkahnya untuk melanjutkan aksi.
“Tidak ada kendala berat, hanya cedera kaki. Setelah dirawat, saya lanjut berjalan. Banyak dukungan dari warga selama perjalanan,” katanya.
Sementara itu, Imam Teguh Purnomo menegaskan bahwa DPRD Jateng berkomitmen menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait pemekaran Brebes Selatan.
Ia juga menyebut Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, telah memberikan persetujuan terhadap rencana pemekaran tersebut.
Dalam waktu dekat, DPRD Jateng akan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, untuk memastikan seluruh syarat administrasi pemekaran telah lengkap sebelum dibawa ke rapat paripurna.
“Prinsipnya kami siap memparipurnakan. Setelah syarat lengkap, akan kami laporkan ke pimpinan DPRD agar segera diproses,” tegasnya.
Dengan semakin kuatnya dukungan dari DPRD Jateng dan pemerintah provinsi, pemekaran Brebes Selatan kini memasuki fase krusial.
Masyarakat berharap rapat paripurna segera digelar agar pembentukan Daerah Otonom Baru dapat terealisasi dan membawa pemerataan pembangunan di wilayah selatan Brebes.