BATANG, diswayjateng.com — Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Batang, Senin 27 April 2026.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” yang menekankan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal.
Tema tersebut juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan.
BACA JUGA: Romantisnya Bupati Batang Faiz, Rela Diet Turunkan 40 Kg Demi Faelasufa
BACA JUGA: Bupati Batang Lepas 951 Jemaah Calon Haji, Tertua 86 Tahun dan Termuda 17 Tahun
Dalam sambutan yang dibacakan, Bupati Faiz menegaskan bahwa sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan.
Ia menyampaikan bahwa ketidaksinkronan program selama ini berpotensi menimbulkan tumpang tindih kegiatan dan duplikasi anggaran yang merugikan efektivitas pembangunan.
“Sinkronisasi ini penting agar program berjalan selaras dan tidak terjadi pemborosan anggaran,” ujarnya.
Selain itu, reformasi birokrasi berbasis hasil atau outcome juga menjadi perhatian utama dalam arah kebijakan pemerintah.
BACA JUGA: Awali HUT ke-60, Bupati Batang Ziarah ke Makam Bupati Pertama di Kendal
BACA JUGA: Bupati Batang Lantik Tiga Kepala Dinas Bernama Sama, Faiz: Budi Kabeh
Birokrasi dituntut menjadi lebih cepat, lincah, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pemanfaatan sistem digital yang terintegrasi.
Langkah strategis lainnya adalah mendorong kemandirian fiskal daerah agar tidak terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.
Pemerintah daerah diharapkan mampu menggali potensi pendapatan asli daerah secara kreatif dan inovatif.