Untuk menghindari keterlambatan, peserta telah diimbau melakukan survei lokasi sebelum hari pelaksanaan. Namun, akses ke dalam gedung ujian tetap dibatasi.
Gerbang kampus akan dibuka sejak pukul 05.00 hingga 05.30 WIB, sementara ujian dijadwalkan dimulai sekitar pukul 06.15 WIB.
“Peserta diharapkan sudah berada di lokasi lebih awal. Tidak ada toleransi bagi yang terlambat. Jika ujian sudah dimulai, peserta tidak diperkenankan mengikuti tes,” tegas Surahmat.
Pada tahun ini, UNNES menyediakan total kuota mahasiswa baru sebanyak 11.970 kursi melalui tiga jalur seleksi, yakni SNBP, SNBT, dan seleksi mandiri. Untuk jalur SNBT, daya tampung sekitar 30 persen atau sekitar 3.900 kursi.
Jumlah peminat yang memilih UNNES dalam UTBK mencapai sekitar 42.000 orang. Namun, peserta yang resmi terdaftar dan telah melakukan pembayaran tercatat sebanyak 36.000 orang.
Pelaksanaan UTBK di UNNES dipusatkan di dua lokasi utama, yakni gedung Digital Center dan gedung kearsipan yang berada dekat rektorat. Total kapasitas komputer yang disediakan mencapai sekitar 1.014 unit, termasuk perangkat cadangan.
Seluruh sarana dan prasarana telah disiapkan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar selama 14 sesi dalam satu pekan.
Kasus keterlambatan peserta tetap ditemukan pada pelaksanaan sebelumnya. Namun, sesuai aturan panitia pusat, peserta yang datang setelah ujian dimulai otomatis dinyatakan gugur.