Semangat Hari Kartini di Sunan Kuning Semarang, Ratusan LC Ikuti Pembinaan dan Edukasi
Ratusan LC yang tergabung dalam Paguyuban Karaoke Argorejo Semarang (PAKAR) saat mengikuti acara Hari Kartini di Aula PAKAR di Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Selasa (21/4/2026). -Umar Dani -
SEMARANG, diswayjateng.com — Ratusan pemandu lagu (LC) di kawasan eks lokalisasi Sunan Kuning, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, memperingati Hari Kartini dengan cara sederhana namun penuh makna.
Mereka bersama-sama menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini dalam kegiatan yang digelar di aula setempat.
Salah satu peserta, Mita (bukan nama sebenarnya), mengaku terharu saat mengikuti momen tersebut.
Ia menilai perjuangan R.A. Kartini sejak dahulu telah membuka jalan bagi perempuan untuk memperoleh kesetaraan dengan laki-laki.
Ketua Paguyuban Karaoke Argorejo Semarang (PAKAR), Triyanto, mengatakan peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum pembinaan bagi para pemandu lagu.
Kegiatan ini dirangkai dengan kebersamaan dan bernyanyi bersama sebagai upaya mengingat kembali semangat emansipasi perempuan.
Menurut Triyanto, para LC yang tergabung dalam paguyuban merupakan perempuan tangguh yang berjuang demi keluarga. Bahkan, banyak di antaranya menjadi tulang punggung ekonomi.
“Bagi saya, mereka adalah pejuang, setidaknya untuk keluarganya,” ujar Trianto saat ditemui di sekretariat PAKAR Selasa 21 April 2026.
Ia juga mengungkapkan sebagian besar peserta berstatus belum menikah atau telah bercerai.
Dalam pembinaan tersebut, penekanan diberikan pada pentingnya sikap (attitude), peran perempuan dalam keluarga, serta kebijaksanaan dalam bermedia sosial di era digital.
Sekretaris PAKAR, Neni, menambahkan bahwa makna Hari Kartini perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman, khususnya derasnya arus informasi di media sosial.
Perempuan, menurutnya, harus bijak dalam berkomunikasi dan tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Ketika menerima informasi, jangan langsung bereaksi. Harus dikonfirmasi terlebih dahulu apakah benar atau tidak,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa aktivitas media sosial saat ini banyak didominasi perempuan, termasuk ibu rumah tangga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: