Jembatan Amblas Sangkanjaya Tegal Belum Tersentuh, Warga Terpaksa Bertaruh Nyawa

Selasa 31-03-2026,13:39 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Laela Nurchayati

Faqih berharap, pemerintah tidak hanya fokus pada jembatan gantung, tetapi juga mempercepat pembangunan jalan tembus yang dinilai lebih strategis.

“Kalau jalan tembus selesai, mobil bisa masuk. Biaya angkut hasil tani lebih murah. Kalau pakai ojek, biayanya bengkak,” bebernya.

Sekretaris Desa Sangkanjaya, Abdul Mubarok, mengakui kondisi tersebut. Ia menyebut pihak desa sebenarnya sudah melarang warga melintasi jembatan, namun kebutuhan hidup membuat larangan itu sulit dipatuhi.

“Warga nekat karena tuntutan. Ada yang kerja di pabrik, ada yang sekolah. Bahkan tamu dari luar desa pun tetap lewat situ meski berbahaya,” cetusnya.

Ia berharap perbaikan segera dilakukan agar aktivitas masyarakat kembali normal dan roda perekonomian tidak terus terhambat.

Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah melakukan penanganan awal dengan menerjunkan dua unit excavator dari BBWS Pemali Juana.

“Pekerjaan difokuskan pada pengerukan dan penyodetan sedimen di hilir Bendungan Danawarih, untuk mengarahkan aliran sungai kembali ke tengah,” ujarnya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi gerusan yang dapat memperparah kerusakan pondasi jembatan. Meski demikian, warga masih menunggu satu hal yang paling nyata: perbaikan jembatan itu sendiri. 

Kategori :