Pasutri Ditemukan Tewas di Tegal, Polisi Tunggu Hasil Auptosi Tim Forensik Dokkes Polda Jateng

Pasutri Ditemukan Tewas di Tegal, Polisi Tunggu Hasil Auptosi Tim Forensik Dokkes Polda Jateng

POLICE LINE - garis polisi terpasang di TKP tempat tinggal pasutir yang ditemukan tewas dalam keadaan tragis.--

SLAWI, diswayjateng.com - Paska ditemukannya dua jasad pasutri di dalam rumah yang berlokasi di Jalan Rengas RT 06/ RW 02 Desa Pedagangan Kecamatan Dukuhwaru, Satreskrim Polres Tegal masih terus melakukan proses penyelidikan dan menunggu hasil resmi autopsi yang sempat dilakukan tim Forensik bidang Dokkes Polda Jawa Tengah.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Luis Beltran SIK menyatakan  bahwa proses penyelidikan hingga kini terus dilakukan untuk mengungkap motif yang melatar belakangani inisiden tersebut.

"Kami masih berproses melakukan penyelidikan dan menunggu hasil autopsi tim Forensik bidang Dokkes Polda Jawa Tengah," ujarnya Selasa (31/3).

Sementara itu keterangan yang digali dari Pemdes Pedagangan, melalui Kades Pedagangan Wiharso,  terungkap bahwa korban Masripah (54)  berprofesi sebagai guru di TK Al Ikhlas Gumayun, dan sang suami Makhmuri (46) berprofesi serabutan.

"Pasutri tersebut tercatat sebagai warga Gumayun dan membeli rumah secara kredit di Jalan Rengas RT 06/ RW 02 Desa Pedagangan. Mereka telah menjalani pernikahan selama hampir 10 tahun dan  belum dikaruniai anak," terangnya.

Saat menjalani pernikahan pasangan suami istri tersebut sudah berstatus janda dan duda. " Kasus ini terkuak ketika rekan guru Masripah berupaya menghubungi korban karena tidak terlihat menjakankan aktifitasnya di sekolah,  namun tidak ada respon. 

Rekan Masripah tersebut bermaksud  mendatangi rumahnya, dan mendapati ada ceceran darah di teras rumah dan kondisi lampu teras masih menyala.

"Didampingi ketua RT 06, Ardi dan Bhabinkamtibmas beserta Pemdes Pedagangan, upaya membuka pintu rumah dilakukan dan mendapati ada jasad Masripah yang terbujur kaku ditempat tidur  dengan luka memar dibagian leher," ungkapnya.

Tidak berhenti disitu, melihat ada ceceran darah ke arah kamar kecil, ditemukan jasad Makhmuri dengan posisi setengah mengantuing dengan kondisi  sayatan ditangan dan di bagian perutnya.

"Kuat dugaan Makhmuri sempat keluar diteras rumah sebelum akhirnya memasuki WC dan meninggal disana," terangnya.

Garis polisi terpasang dan sejumlah barang bukti seperti pisau dan ikat pinggang saat ini sudah diamankan Satreskrim Polres Tegal. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: