Politisi Gerindra Yuliyanto: ASN Salatiga 1 Hari Tanpa Kendaraan Bermotor Tiap Hari Jumat

Politisi Gerindra Yuliyanto: ASN Salatiga 1 Hari Tanpa Kendaraan Bermotor Tiap Hari Jumat

Ketua DPC Gerindra Salatiga Yuliyanto. Foto : Erna Yunus Basri--

SALATIGA, diswayjateng.com -  Kepastian mengenai kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) dalam rangka penghematan energi akan diumumkan secara resmi Pemerintah pusat, Selasa 31 Maret 2026.  

Namun, Politisi Partai Gerindra Kota Salatiga Yuliyanto menilai sangat memungkinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Salatiga diberlakukan satu hari tanpa kendaraan bermotor guna penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM). 

"Pemberlakuan WFH untuk penghematan BBM saat dimungkinkan untuk diterapkan di lingkungan Pemkot Salatiga," kata Yuliyanto kepada wartawan Disway Jateng, Senin 30 Maret 2026. 

Wakil Ketua DPRD Salatiga ini beranggapan kebijakan WFH bisa diterapkan di Pemkot Salatiga dan sangat efektif untuk dijalankan.  

BACA JUGA: Polisi Evakuasi Kerangka Manusia Tanpa Identitas yang Ditemukan di Lahan Tebu Pemalang

BACA JUGA: Di Tengah Konflik Timur Tengah, Biro dari Batang Ini Tetap Berangkatkan Jemaah Umrah

Menurut Yuliyanto, pemberlakuan WFH bisa dilakukan di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga pasca lebaran 2026 lebaran. 

"Apalagi dilanjutkan dengan kebijakan 1 hari dalam seminggu tanpa kendaraan bermotor untuk berangkat kerja ke kantor, sangat memungkinkan," ungkapnya.

Tujuannya, menurut dia, adalah semata-mata untuk penghematan BBM kendaraan bermotor dan menggalakan pemanfaatan kendaraan transportasi umum. 

Dengan menggunakan skema, pelaksanaan satu hari tanpa kendaraan menurut Ketua DPC Partai Gerindra Salatiga itu dapat diterapkan tiap hari Jum'at. 

BACA JUGA: Gagal Pecahkan Rekor MURI, Festival Sewu Kupat Muria Kudus Tetap Semarak

BACA JUGA: BMKG Ungkap Penyebab Hujan Masih Mengguyur Jateng: Dampak Siklon Narelle, Kemarau Dimulai Mei 2026

"Bisa dilakukan saat dihari Jum'at, sekalian bisa memanfaatkan untuk berangkat dengan berjalan kaki atau dengan menggunakan sepeda sekalian berolahraga," paparnya. 

Yuliyanto menegaskan, skema pelaksanaan satu hari tanpa kendaraan sangat memungkinkan sekali mengingat pernah dilakukan saat COVID-19 melanda tanah air. 

"Kita dulu pernah menjalani pada saat masa sulit menghadapi Covid-19. 
Sangat memungkinkan sekali untuk melakukan pembelajaran dengan sistem online karena kita dulu pernah menjalaninya pada saat masa sulit menghadapi Covid-19," ujarnya. 

Gayung berambut. Ide mantan Wali Kota Salatiga dua periode Yuliyanto yang telah dilontarkan kepada wartawan di awal Ramadan 2026 lalu ini, sejalan disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kepada wartawan di Semarang, Senin 30 Maret 2026.

BACA JUGA: Hari Terakhir Libur Lebaran 2026, Arus Balik KA di Semarang Masih Tinggi, 62 Ribu Penumpang Padati Stasiun

BACA JUGA: Bupati Pemalang Datang Terlambat di Halal Bihalal Muhammadiyah, Jemaah Bubar

Bahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menghimbau seluruh Kepala Daerah dan ASN untuk menggunakan sepeda angkutan umum maupun jalan kaki saat pergi dan pulang kantor 

Himbauan ini disampaikan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sebagai respon dari penghematan energi khususnya bahan bakar minyak BBM yang berpotensi mengalami kenaikan harga akibat polemik di Timur Tengah. 

Saat ini, Pemprov Jateng menunggu surat edaran resmi pemerintah soal efisiensi pemerintah provinsi Jawa Tengah menghimbau seluruh kepala daerah dan ASN untuk menggunakan sepeda angkutan umum maupun jalan kaki saat pergi dan pulang kantor 

himbauan ini disampaikan gubernur Jateng Ahmad Lutfi sebagai respon dari penghematan energi khususnya bahan bakar minyak BBM yang berpotensi mengalami kenaikan harga akibat polemik di Timur Tengah 

gubernur atmato Ahmad Lutfi mengaku saat ini ia menunggu surat edaran resmi pemerintah soal efisiensi 

Hal ini disampaikan Lutfi usai penandatanganan pakta integritas bersama komisi pemberantasan korupsi KPK di grahadika Semarang Senin 30 Maret 2026 

Ahmad Luthfi menegaskan, seluruh k
Kepala Daerah dan ASN bisa naik sepeda ataupun menggunakan kendaraan umum. 
"Malau perlu lari pulang pergi," ujar Gubernur. 






Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait