Arus Mudik Lebaran 2026 Dongkrak Trafik Penumpang di Bandara Ahmad Yani Semarang
Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 memicu peningkatan signifikan di Bandara Ahmad Yani Semarang dengan total 157.042 penumpang dan 1.282 pergerakan pesawat.-dok. Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.com — Lonjakan signifikan trafik penumpang dan pergerakan pesawat telah dicatatkan selama periode arus mudik Lebaran 2026 di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. Peningkatan ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi udara untuk pulang ke kampung halaman pada momentum Idul Fitri 1447 Hijriah.
Selama 18 hari pelaksanaan Posko Angkutan Udara Lebaran yang berlangsung pada 13 hingga 30 Maret 2026, total sebanyak 157.042 penumpang telah dilayani. Selain itu, pergerakan pesawat tercatat mencapai 1.282 penerbangan. Dibandingkan periode yang sama pada 2025, trafik penumpang mengalami kenaikan sebesar 13 persen, sementara pergerakan pesawat meningkat hingga 25 persen.
Kenaikan jumlah penumpang disebutkan turut didorong oleh tingginya minat masyarakat terhadap sejumlah rute favorit. Destinasi seperti Jakarta, Banjarmasin, dan Bali tercatat menjadi tujuan utama selama periode mudik Lebaran tahun ini.
Puncak arus mudik telah terjadi pada 14 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 10.238 orang. Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada H+3 Lebaran atau 24 Maret 2026 dengan total 11.573 penumpang.
“Tercatat lonjakan selama 18 hari posko Angkutan Udara Lebaran 2026 pada 13 s.d. 30 Maret 2026, melayani total 157.042 penumpang dan 1.282 pergerakan pesawat. Data tersebut menunjukkan kenaikan trafik penumpang 13% dan peningkatan trafik pesawat 25% dibandingkan periode posko Lebaran tahun 2025,” ujar General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, Selasa 31 Maret 2026.
Peningkatan trafik juga telah didukung oleh pengoperasian penerbangan tambahan atau extra flights selama periode Lebaran. Sebanyak 86 penerbangan tambahan telah dioperasikan guna mengakomodasi lonjakan kebutuhan perjalanan masyarakat.
Ketersediaan extra flight disebut telah memberikan alternatif bagi penumpang dalam memperoleh tiket ke berbagai destinasi, khususnya pada rute-rute dengan tingkat permintaan tinggi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


