Situasi ini pun memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga berharap ada langkah tegas dan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar peredaran obat berbahaya ini tidak semakin meluas.
BACA JUGA:Bupati Pemalang Datang Terlambat di Halal Bihalal Muhammadiyah, Jemaah Bubar
BACA JUGA:Bahas Raperda Jalan, Fraksi PKS DPRD Kabupaten Tegal Bilang Begini
“Kalau dibiarkan, dampaknya bisa lebih luas. Anak-anak muda yang jadi korban, dan itu sangat memprihatinkan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Galuh pun kembali menegaskan bahwa momentum ini harus dijadikan titik balik untuk membersihkan peredaran obat ilegal di Kabupaten Tegal. Ia berharap semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat, hingga masyarakat, dapat bersinergi dalam menjaga generasi muda dari ancaman yang kian nyata.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tapi tanggung jawab kita bersama. Kita harus selamatkan generasi muda sebelum semuanya terlambat,” pungkasnya. (adv)