Hari Terakhir Libur Lebaran 2026, Arus Balik KA di Semarang Masih Tinggi, 62 Ribu Penumpang Padati Stasiun

Senin 30-03-2026,06:00 WIB
Reporter : Wahyu Sulistiyawan
Editor : Laela Nurchayati

SEMARANG, Diswayjateng.com - Lonjakan penumpang kereta api pada hari terakhir masa libur Lebaran 2026 masih terpantau tinggi di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang. Mobilitas masyarakat pada arus balik disebut masih didominasi oleh pengguna transportasi kereta api di sejumlah stasiun utama.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 09.00 WIB, sebanyak 62.053 penumpang telah dilayani. Dari jumlah tersebut, 31.829 penumpang diberangkatkan, sementara 30.224 penumpang tercatat tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 4.

Secara kumulatif, jumlah penumpang selama 18 hari masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 hingga 29 Maret 2026 telah mencapai 1.093.135 orang.

Tingginya angka ini menunjukkan intensitas pergerakan masyarakat yang masih besar hingga akhir masa libur.

“Sebanyak 36 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari dioperasikan, termasuk dua perjalanan tambahan dengan kapasitas 19.246 tempat duduk per hari. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan mobilitas masyarakat dapat tetap terpenuhi dengan layanan yang aman dan nyaman,” ujar Manager Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif, Minggu 29 Maret 2026.

Selama periode arus balik yang berlangsung pada 23 hingga 29 Maret 2026, sebanyak 477.299 penumpang telah dilayani. Tren harian disebut relatif stabil meskipun terjadi fluktuasi tipis pada beberapa hari.

Pada 23 Maret, jumlah penumpang yang diberangkatkan tercatat sebanyak 38.260 orang, sedangkan kedatangan mencapai 35.771 orang. Angka ini kemudian mengalami perubahan kecil pada hari berikutnya.

Pada 24 Maret, sebanyak 39.263 penumpang diberangkatkan dan 35.575 penumpang tiba. Selanjutnya pada 25 Maret, jumlah keberangkatan tercatat 36.383 penumpang, sementara kedatangan mencapai 34.634 penumpang.

Penurunan tipis mulai terlihat pada 26 hingga 29 Maret, dengan jumlah keberangkatan harian berada di kisaran 31 ribu hingga 34 ribu penumpang. Meski demikian, volume tersebut masih tergolong tinggi.

Tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api turut tercermin dari tingkat okupansi sejumlah kereta favorit selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Kereta dengan relasi jarak menengah dan pendek disebut lebih banyak diminati. KA Ambarawa Ekspres tercatat menjadi yang tertinggi dengan jumlah penumpang mencapai 25.632 orang.

Posisi berikutnya diisi KA Tawang Jaya dengan 16.168 penumpang. Selain itu, KA Kamandaka mencatat dua layanan dengan masing-masing 15.369 dan 15.095 penumpang, disusul KA Kaligung dengan 14.511 penumpang.

Preferensi ini dinilai mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap perjalanan yang lebih fleksibel serta tarif yang relatif terjangkau.

Kepadatan penumpang pada hari terakhir libur Lebaran juga tercatat terpusat di sejumlah stasiun besar. Aktivitas tertinggi dilaporkan terjadi di Stasiun Semarang Tawang.

Di stasiun tersebut, sebanyak 8.522 penumpang diberangkatkan dan 10.897 penumpang tercatat tiba. Sementara itu, Stasiun Semarang Poncol menjadi titik padat berikutnya dengan 5.619 penumpang berangkat dan 8.429 penumpang datang.

Kategori :