Konsolidasi Gerakan Amsilati untuk Santri Dibalut Halal Bihalal IKSAPBA di Batang

Konsolidasi Gerakan Amsilati untuk Santri Dibalut Halal Bihalal IKSAPBA di Batang

Halal Bihalal ke-18 yang diselenggarakan IKSAPBA di Pendopo Kabupaten Batang. -ist-

BATANG, diswayjateng.com – Gerakan Amtsilati kembali diteguhkan dalam gelaran Halal Bihalal ke-18 yang diselenggarakan IKSAPBA di Pendopo Kabupaten BATANG

Acara ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Namun menjadi panggung konsolidasi gerakan Amtsilati.

Amtsilati adalah metode cepat dan praktis untuk mempelajari ilmu Nahwu dan Shorof guna membaca kitab kuning (kitab gundul) dalam waktu singkat, sekitar 3 hingga 6 bulan.

Para santri, alumni, dan tokoh berkumpul dalam satu visi besar. Yakni memperluas pengaruh Amtsilati hingga tingkat global.

BACA JUGA: Viral Perempuan Tanpa Busana di Hiburan Dangdut Batang, Kades: Bukan Warga Kami

BACA JUGA: Mobil Rombongan Warog Temanggung Terjun ke Jurang di Batang, Tetap Lanjut Pentas

Ketua Korwil Amtsilati Jawa Tengah 3, M. Imam Muhajir, menegaskan bahwa Amtsilati bukan hanya metode belajar.

Namun telah berkembang menjadi gerakan keilmuan.

“Amtsilati terus tumbuh dan diterima luas oleh masyarakat,” ujarnya dalam keterangannya, Senin 30 Maret 2026.

Ia menyebut peningkatan jumlah lembaga pengguna menjadi bukti nyata.

BACA JUGA: Arus Balik Lebaran 2026 di Batang Masih Ramai, Diprediksi Sampai Akhir Pekan

BACA JUGA: Menanti Panen Padi Biosalin di Lahan Rob Batang, Berhasil atau Gagal?

Bahwa metode ini semakin relevan di tengah kebutuhan zaman.

Gerakan Amtsilati tidak lepas dari sosok KH. Taufiqul Hakim. Pendiri metode ini mewariskan visi besar. Yakni mencetak satu miliar Amtsilati.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait