“Kami berharap ke depan, petasan benar-benar ditiadakan agar tidak ada lagi korban,” pinta perwakilan keluarga korban.
Kapolres Samel juga mengimbau masyarakat tidak menggunakan petasan dalam bentuk apa pun, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan yang identik dengan kegiatan perayaan di masyarakat.
“Petasan berisiko tinggi, mulai dari luka bakar, ledakan yang mengakibatkan cedera serius, hingga kebakaran," imbuhnya.
Karena itu, Kapolres Samel mengimbau masyarakat Demak untuk tidak menyalakan ataupun memperjualbelikan petasan.