Ketika Polisi 'Menyamar' Jadi Petani, Tanam Jagung di Lahan Gersang Karangawen
Sejumlah pejabat Polres Demak tanam jagung di lahan pertanian Karangawen--
DEMAK, diswayjateng.id- Kebutuhan jagung nasional khususnya di Kabupaten DEMAK saat ini terus meningkat, baik untuk pakan ternak maupun kebutuhan pangan masyarakat.
Karena itu, peningkatan produksi jagung menjadi langkah strategis menjaga ketersediaan pangan. Selain itu, juga memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
“Jagung merupakan komoditas penting yang memiliki nilai strategis, baik untuk kebutuhan pakan ternak maupun konsumsi masyarakat,” ujar Kapolres Demak Arrizal Samelino Gandasaputra.
AKBP Samel menyebut, Kabupaten Demak memiliki potensi alam yang luar biasa. Jika dimanfaatkan dengan baik melalui kerja sama pemerintah, aparat, dan masyarakat, maka ketahanan pangan daerah dapat terjaga.
Penjelasan itu diungkapkan Kapolres Samel, usai penanaman jagung di Dukuh Bengkak, Desa Wonosekar, Kecamatan Karangawen Demak, Sabtu (7/3/2026) siang.
Menurut Samel, aksi penanaman jagung itu merupakan program nasional yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini dalam rangkaian mendukung program swasembada jagung nasional. 
Kapolres Demak berbagi benih jagung kepada sejumlah petani di Wonosekar Karangawen. --
Selain menamam jagujg, Samel juga menyalurkan bantuan benih jagung kepada Kelompok Tani Desa Wonosekar.
“Program ini diharapkan meningkatkan produktivitas pertanian di daerah, juga mendukung swasembada pangan khususnya komoditas jagung,” imbuh AKBP Samel.
Aksi penanaman jagung yang dipimpin Kapolres Demak Arrizal Samelino Gandasaputra, juga diikuti pejabat utama Polres Demak.
Selain itu, Forkopimcam Karangawen, pemerintah desa, perwakilan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gablok Utara Kabupaten Semarang, serta kelompok tani.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: