Dari Solo Menuju Semarang Dibuka Dua Arah, Polres Semarang Normalisasi One Way Lokal

Jumat 20-03-2026,18:00 WIB
Reporter : Erna Yunus Basri
Editor : Wawan Setiawan

UNGARAN, diswayjateng.com - Menyusul arus mudik dari arah Jakarta mengalami penurunan, Jajaran Polres Semarang menormalisasi one way lokal. 


Upaya ini, sebelumnya telah berkoordinasi dengan jajaran Direktorat Lalu lintas Polda Jateng, Sat Lantas Polrestabes Semarang dan Polres Salatiga.

Sebelumnya, penerapan rekayasa one way lokal dari Ruas Tol Kalikangkung hingga Simpang susun KM 459 Salatiga hingga berlangsung Kamis 19 Maret 2026 sekitar pukul 21.00 WIB

Polres Semarang telah membuka kembali arus tol dari arah Solo menuju ke Semarang sudah dibuka untuk dua arah. 

BACA JUGA: Truk Menabrak Mobil dan Becak, Polisi Imbau Pengendara Tetap Waspada di Jalur Pantura Tegal

BACA JUGA:bOne Way Lokal Hingga Perbatasan KM 460, Polres Semarang Tempatkan Tim Urai di Dalam Tol

Dipimpin Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani, pemberlakuan dua arah ini turut dikawal PJR Tol Semarang-Solo.

"Rangkaian arus dari arah solo yang semula dikeluarkan ke arah Exit Tol Tingkir Salatiga, bisa menggunakan jalur Tol hingga Exit Kota Semarang Krapyak," ungkap Kasat Lantas. 

"Dan setelah dilakukan koordinasi dengan Direktorat, serta Polres jajaran samping untuk arus dari arah Solo sudah kita Normalisasikan hingga simpang susun Krapyak Semarang, jadi untuk kegiatan One Way Lokal malam ini kita Normalkan krmbali," lanjut AKP Lingga. 

Ia menerangkan, kegiatan normalisasi setelah dilakukan pengamatan tingkat Volume arus dari arah Jakarta. 

BACA JUGA: Diberlakukan One Way Lokal, Volume Lalin di GT Banyumanik Meningkat 70,7% pada Puncak Arus Mudik

BACA JUGA: Mobil Tabrak Bus di Tol Tegal-Pemalang, Empat Korban Meninggal Dunia Satu Balita Kritis

Dimana pantauan sejak pukul 18.00 Wib hingga pukul 21.00 Wib sudah mengalami penurunan.

"Kami pantau dari pintu tol Banyumanik mulai Pukul 18.00 Wib hingga pukul 21.00 Wib, mengalami penurunan sekitar 2000 an kendaraan dan terus menurun hingga pukul 21.00 Wib. Hal ini yang menjadi pertimbangan untuk dilakukan Normalisasi," terang dia. 

Terkait pemberlakuan Normalisasi kali ini, AKP Lingga menegaskan diberlakukan secara situasional. Dengan tetap mempertimbangkan perkembangan arus selanjutnya.

Dimana, normalisasi berlaku situasional apabila ada perkembangan arus dari arah Jakarta atau perintah dari Direktorat Lalu lintas Polda Jateng, makan akan dilakukan One Way lokal kembali.

Kategori :