KAI Wisata Kembali Gelar Salat Idulfitri di Lawang Sewu, Targetkan Ribuan Jamaah
KAI Wisata kembali gelar Salat Idulfitri 1447 H di Lawang Sewu Semarang. Kegiatan ditargetkan diikuti hingga 1.000 jamaah dengan suasana religius dan bersejarah.-dok. KAI Wisata-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.com – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) kembali menggelar Salat Idulfitri di kawasan bersejarah Lawang Sewu, Kota Semarang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus pengalaman spiritual bagi masyarakat pada momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 Maret 2026, mulai pukul 05.30 hingga 08.30 WIB di halaman utama Lawang Sewu. Panitia menargetkan kehadiran sekitar 700 hingga 1.000 jamaah dari berbagai kalangan masyarakat umum.
Salat Idulfitri akan dipimpin oleh H. Machasin sebagai imam sekaligus khatib, sementara Arda Nur Yulian bertugas sebagai bilal. Penyelenggaraan tahun ini merupakan kali kedua setelah pelaksanaan serupa pada 2025 mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan nilai lebih di luar layanan pariwisata.
“Kami bersyukur dapat kembali menyelenggarakan Salat Idulfitri di Lawang Sewu untuk yang kedua kalinya,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek perjalanan wisata, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan serta spiritualitas di tengah masyarakat. Ia menilai Lawang Sewu memiliki potensi besar sebagai ruang publik yang inklusif dan bermakna.
“Lawang Sewu bukan hanya destinasi wisata bersejarah, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat kegiatan keagamaan dan sosial yang mempererat hubungan antarwarga,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, KAI Wisata memastikan kegiatan akan mengikuti arahan pemerintah serta ketentuan yang berlaku agar berjalan tertib, aman, dan nyaman. Jamaah diimbau membawa perlengkapan ibadah pribadi, termasuk alas salat, guna mendukung kelancaran acara.
KAI Wisata berharap penyelenggaraan Salat Idulfitri di lokasi ikonik ini dapat menjadi momen kebersamaan yang hangat sekaligus memperkuat citra Lawang Sewu sebagai destinasi yang tidak hanya kaya nilai sejarah, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan spiritual.
“Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen menghadirkan program yang memberi nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi KAI Wisata sebagai penyedia layanan pariwisata berbasis pengalaman,” tutup Raden.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




