Selain perbankan, kelompok usaha ini juga memiliki sejumlah aset properti komersial, termasuk gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan di Jakarta.
Keberhasilan membangun konglomerasi lintas sektor menempatkan Michael Bambang Hartono dalam jajaran orang terkaya di Indonesia dan dunia.
Bahkan estimasi terbaru Forbes secara real-time mencatat kekayaan Michael Bambang mencapai sekitar 17,5 miliar dollar AS. Dengan asumsi kurs Rp 16.995 per dollar AS, nilai tersebut setara sekitar Rp 297,41 triliun.
Michael Bambang Hartono menempati posisi 158 dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes. Forbes menyebutkan, sebagian besar kekayaan Michael dan Robert berasal dari investasi mereka di BCA.
Keluarga Hartono membeli saham di BCA setelah keluarga kaya lainnya, keluarga Salim, kehilangan kendali atas bank tersebut selama krisis ekonomi Asia 1997-1998.
Di luar dunia bisnis, Michael Bambang Hartono dikenal sebagai penggemar sekaligus atlet cabang olahraga bridge. Ia pernah meraih medali perunggu pada Asian Games 2018 di nomor supermixed team.
Selain itu, ia aktif mendukung pembinaan olahraga bridge melalui berbagai organisasi dan kegiatan pengembangan atlet.
Dalam kehidupan pribadi, Michael diketahui menikah dan memiliki empat anak. Ia tetap menetap di Kudus, kota kelahirannya yang juga menjadi pusat awal pertumbuhan bisnis keluarga Hartono.