Kakek Asal Bandar Batang Gantung Diri, Diduga Karena Sawah Dijual Anak

Selasa 17-03-2026,16:02 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

BATANG, diswayjateng.com – Suasana tenang di area persawahan wilayah Pesalakan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, mendadak berubah duka setelah seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia. Korban diketahui bernama Karmali (75), warga setempat yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di tengah sawah. Tubuh Karmali ditemukan dalam kondisi menggantung.

Saat ditemukan, korban mengenakan sarung motif cokelat putih, baju cokelat, serta kupluk berwarna hitam.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh warga bernama Ahmad Fajar yang melintas di area persawahan.

Ia melihat korban tergantung di sebuah pohon sukun yang berada di tengah sawah.

Mengetahui kejadian itu, Ahmad Fajar segera menghubungi warga sekitar dan perangkat desa untuk melaporkan peristiwa tersebut.

BACA JUGA: THR Kurang hingga Diganti Sembako, Outsourcing Dominasi 31 Aduan di Disnaker Batang

BACA JUGA: Arus Mudik 2026, Sopir Travel Asal Wonogiri Meninggal di Toilet SPBU Sambong Batang

Laporan warga kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.

Kasatreskrim Polres Batang, Iptu Albertus Sudaryono, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 10.25 WIB.

“Setelah menerima laporan, anggota Polsek Bandar langsung mendatangi tempat kejadian perkara,” ujarnya, Selasa 17 Maret 2026.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal serta proses evakuasi terhadap korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga mengakhiri hidupnya karena mengalami tekanan mental.

Dugaan tersebut berkaitan dengan persoalan keluarga yang tengah dihadapi korban. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa tanah milik korban diduga telah dijual oleh anaknya tanpa persetujuan.

“Untuk dugaan awal, korban mengalami tekanan hebat akibat tanahnya dijual oleh anaknya sendiri,” jelas Albertus.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait latar belakang kejadian tersebut.

Kategori :