Upaya tersebut juga disertai koordinasi lintas sektor dengan pemerintah pusat untuk memastikan kelancaran di sejumlah pintu masuk utama Kota Semarang, seperti kawasan Kaligawe dan Mangkang yang merupakan jalur nasional.
“Koordinasi terus kami lakukan agar sinkron antara jalan kota, provinsi, maupun nasional. Fokus kami juga ada di jalur penyangga seperti Jalan Prof. Hamka, jalur Cangkiran, hingga Gunungpati. Jalur-jalur alternatif ini sudah kami siapkan agar pemudik punya banyak pilihan akses yang semuanya dalam kondisi mulus,” katanya.
Pemerintah Kota Semarang juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan dengan melaporkan jika menemukan kerusakan di lapangan.
Laporan dari warga dapat disampaikan melalui layanan pengaduan digital “Lapor Semar”. Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat merespons laporan dengan cepat melalui tim reaksi cepat yang telah disiagakan.
“Kondisi lapangan terus kami jaga, tapi partisipasi warga sangat penting. Tim reaksi cepat sudah kami siagakan untuk langsung turun jika ada laporan. Saya ingin memastikan Lebaran tahun ini berjalan aman dan nyaman sehingga warga bisa fokus menikmati momen berkumpul bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.(sul)