Selain pengawasan, BPOM juga mengedukasi masyarakat agar lebih cermat dalam memilih makanan dan produk pangan yang akan dikonsumsi.
Rustyawati mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur harga murah jika kondisi produk sudah tidak layak, seperti kemasan rusak atau kaleng penyok.
“Misalnya susu kaleng yang sudah penyok. Itu bisa menyebabkan kontaminasi logam berat ke dalam produk, sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi meskipun dijual dengan harga murah,” katanya.
Ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keamanan pangan, terutama selama Ramadan ketika aktivitas jual beli makanan meningkat.
“Dengan pengawasan dan edukasi yang terus dilakukan, kami berharap masyarakat semakin terlindungi dari pangan yang tidak memenuhi syarat,” ujarnya. (Sul)