Produk Furnitur dan Ukir Jepara Dipusingkan Persaingan Global

Selasa 03-03-2026,18:00 WIB
Reporter : Arief Pramono
Editor : Wawan Setiawan

JEPARA, diswayjateng.id - Furnitur dan ukir Jepara kini dipusingkan dengan beragam persaingan global di tingkat dunia. Produk Jepara dihadapkan pada kualitas, pembiayaan serta bahan baku bersertifikat yang menjadi kebutuhan mendesak. 

Padahal selama ini, furnitur dan ukir merupakan identitas sejarah Jepara. Selain itu, juga penopang ekonomi masyarakat di wilayah Bumi Kartini. 

Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar menyebut, saat ini terdapat lebih dari 2.000 IKM (Industri Kecil Mikro) furnitur dan ukir yang melibatkan ribuan tenaga kerja. 

'Di pasar global, tantangan yang kita hadapi tidak ringan. Persaingan makin ketat, standar kualitas makin tinggi, maka akses pembiayaan serta bahan baku bersertifikat menjadi kebutuhan mendesak,” ujar Ibnu Hajar. 
Pelaku industri furnitur dan ukir Jepara diberikan fasilitas kemudahan--

Untuk melindungi pelaku usaha agar terdata dan terverifikasi, Pemkab Jepara memberikan Kartu Mebel Jepara kepada mereka.

Fasilitas pemegang kartu ini dipermudah berupa pembiayaan, pelatihan serta fasilitasi promosi dan pameran.

"Pada tahap awal memfasilitasi 100 Industri Kecil Mikro sebagai penerima Kartu Mebel Jepara. Ini baru awal, segera kita perkuat dan perluas secara bertahap,” terang Hajar. 

Wabup Hajar juga memberangkatkan 20 industri kecil menengah ke BSD Tangerang. Mereka. mengikuti Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026 yang digelar pada 5–8 Maret 2026.

Menurut Hajar, Kartu Mebel Jepara merupakan satu dari 28 program unggulan dalam Jepara Mulus. Kartu tersebut diperuntukkan bagi pelaku usaha mebel dari skala mikro hingga besar. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jepara Anjar Jambore Widodo mengatakan, 100 calon penerima kartu telah melalui proses seleksi oleh tim kurator. 

Menurut Anjar, seleksi meliputi aspek legalitas usaha, kualitas produk, dan kesesuaian tempat produksi. 

“Dari 40 yang mendaftar terseleksi menjadi 20 peserta pameran IFEX 2026. Semuanya sudah mendapatkan kartu mebel,” ujar Anjar.

Kegiatan dilanjutkan pelepasan truk pengangkut produk peserta IFEX 2026. Sebanyak 15 unit truk diberangkatkan menuju Tangerang. Produk tersebut akan dipamerkan selama pelaksanaan pameran berlangsung. 

Kategori :