Pantura Batang–Pemalang menjadi jalur utama kendaraan dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Perbaikan jalan di titik-titik krusial diharapkan mengurangi kemacetan serta meningkatkan keselamatan pemudik.
BACA JUGA: Kota Pekalongan Diajukan Jadi Lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah untuk 4 Daerah
BACA JUGA: Atap Gedung SMA Negeri 3 Pekalongan Roboh
Sebelumnya, Jalan Pantura Batang–Pekalongan bakal dibeton sepanjang 17km dengan nilai anggaran mencapai Rp251 miliar dipastikan mulai berjalan pada awal 2026.
Kepastian tersebut berasal dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2, Ridwan Umbara, terkait paket preservasi jalan nasional ruas Pekalongan–Batang–Plelen. Ridwan menjelaskan bahwa kontrak pekerjaan telah resmi diteken pada 15 Desember 2025.
“Iya, kami sudah berkontrak tanggal 15 Desember kemarin untuk paket preservasi jalan Pekalongan–Batang–Plelen dengan nilai sekitar Rp251 miliar,” ujar Ridwan di Banyuputih, Senin 5 Januari 2026.
Dalam paket tersebut, penanganan utama berupa rekonstruksi perkerasan jalan dari aspal menjadi perkerasan beton atau rigit. Total panjang jalan nasional yang direkonstruksi mencapai 17 kilometer.
Dari total tersebut, 14 kilometer berada di wilayah Kabupaten Batang dan ruas Batang–Kendal. Sementara sisanya sepanjang 3 kilometer berada di wilayah Kota Pekalongan.
Terdapat juga pekerjaan sepanjang 9,7 Kilometer di wilayah Barat yang termasuk dalam paket kedua.