Menu MBG Berjamur Saat Ramadan, Taj Yasin Maimoen Ancam Tutup Dapur Penyedia di Jateng

Rabu 25-02-2026,17:03 WIB
Reporter : Wahyu Sulistiyawan
Editor : Wawan Setiawan

SEMARANG, diswayjateng.id — Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen angkat bicara terkait keluhan masyarakat atas kualitas menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa selama bulan Ramadan. Sorotan muncul setelah ditemukan roti berjamur dalam distribusi MBG di Kecamatan Mranggen. 

 

Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu memastikan pemerintah telah menyiapkan mekanisme pengawasan melalui satuan tugas khusus. Ia menegaskan, setiap pelanggaran dalam penyediaan makanan akan diaudit hingga berpotensi berujung pada penutupan dapur penyedia. 

 

“Kalau yang terkait dengan MBG sudah ada satgasnya, sudah ada petugasnya. Nanti mana-mana yang melakukan kesalahan-kesalahan akan ada audit. Bisa sampai ke tahap penutupan terhadap SPPG yang melanggar,” ujar Gus Yasin di KPP Bea Cukai TMP Tanjung Mas, Rabu 25 Febriari 2026. 

 

Ia berharap seluruh Satuan Penyelenggara Penyedia Gizi (SPPG) lebih tertib dalam proses produksi dan distribusi makanan. Menurutnya, standar pengemasan dan pengiriman harus diperhatikan secara detail agar kejadian serupa tidak terulang. 

 

“Saya berharap untuk SPPG ditertibkan, diedukasi betul cara pengemasannya, cara pengirimannya, dan lain sebagainya,” tegasnya. 

 

Selain persoalan kualitas makanan, Pemprov Jateng juga menerima berbagai masukan dari tokoh agama dan masyarakat terkait mekanisme pembagian MBG selama Ramadan. Mayoritas siswa penerima manfaat menjalankan ibadah puasa, sehingga pola distribusi dinilai perlu penyesuaian. 

 

“Nah, bisa juga menghimbau kepada masyarakat, yuk terkait MBG di bulan Ramadan kita atur lagi. Kemarin juga banyak masukan dari tokoh-tokoh agama untuk pembagian MBG kalau bisa di bulan puasa diatur sedemikian rupa supaya menghormati siswa-siswi atau penerima yang sedang melakukan puasa,” katanya. 

 

Ia menambahkan, di sejumlah daerah seperti Kabupaten Jepara, telah dilakukan kesepakatan bersama masyarakat untuk mengatur ulang skema pembagian makanan selama Ramadan. 

Kategori :