PPP Jateng Kisruh Jelang Muswil, Gus Yasin Minta Kasus Masruhan Diselesaikan Internal
Taj Yasin dan Masruhan Samsuri saat deklarasi PPP beberapa waktu lalu.--
SEMARANG, diswayjateng.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin, angkat bicara terkait pelaporan mantan Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Masruhan Syamsuri, ke Polda Jawa Tengah.
Masruhan dilaporkan oleh Ketua DPC PPP Sukoharjo, Dablek Siswo Sunarto, atas dugaan penggelapan dana saksi Pemilu 2024 pada Senin (2/2/2026) lalu.
Menanggapi hal tersebut, Taj Yasin menyatakan PPP akan melakukan investigasi internal untuk mengusut persoalan tersebut, termasuk mendalami keterangan dari kedua belah pihak.
“Kalau memang laporan itu atas dasar ego tidak senang (tokoh tertentu) karena jelang muswil (musyawarah wilayah), maka saya rasa tidak perlu dibawa ke ranah politik yang mungkin membuat semakin runyam untuk PPP,” ujar Taj Yasin kepada wartawan di Gedung Grahadika, kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Jumat (6/2/2026).
Ia mengaku khawatir persoalan tersebut dapat memecah belah soliditas partai.
Padahal, menurutnya, PPP membutuhkan kekompakan untuk menghadapi Pemilu 2029.
“Pelaporan menjelang muswil, makanya saya berharap kepada DPP untuk mengkanalisasi, jangan mecah-mecah. Kita butuh suara untuk 2029,” ungkapnya.
Kisruh di internal PPP Jawa Tengah bermula dari laporan dugaan penggelapan dana saksi Pemilu 2024 yang menyeret nama Masruhan Syamsuri ke Polda Jateng.
Taj Yasin yang disebut pernah mendapat dukungan dari Masruhan hingga bisa menjabat Sekjen PPP, memastikan akan mengawal kasus tersebut.
“Iya, pelaporan itu kasusnya 2024 waktu saya belum jadi sekjen, tapi saya akan kawal itu semua,” kata Taj Yasin.
Ia pun mendorong agar persoalan ini dapat diselesaikan secara internal.
Dalam waktu dekat, Taj Yasin juga berencana menemui Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono, untuk membahas langkah penyelesaian yang tepat.
“Cukup kita selesaikan internal. Pusat tidak perlu melibatkan pengurus atau kader di bawah,” ucapnya.
Menurutnya, PPP saat ini masih dalam proses pembenahan internal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:








