Selfie di Rel Batang Berujung Maut, Tiga Pelajar Tertemper KA Argo Merbabu

Sabtu 21-02-2026,10:38 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif membenarkan kejadian tersebut.

“Sabtu 21 Februari 2026 perjalanan KA Argo Merbabu relasi Semarang–Gambir tertemper orang di KM 81 antara Stasiun Batang dan Stasiun Pekalongan pukul 06.53 WIB,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, kereta sempat berhenti luar biasa untuk pemeriksaan sarana.

“Setelah dinyatakan aman oleh Awak Sarana Perkeretaapian, kereta berangkat kembali pukul 07.09 WIB,” jelasnya.

Pihaknya menyampaikan duka cita dan keprihatinan atas peristiwa yang menelan korban jiwa tersebut.

“KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan kejadian ini,” tambah Luqman.

PT KAI Daop 4 Semarang mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur kereta api sesuai UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Dalam aturan tersebut masyarakat dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api atau menggunakan rel untuk kepentingan lain selain perjalanan kereta.

KAI terus melakukan sosialisasi keselamatan di sekolah dan masyarakat sebagai upaya mencegah kecelakaan serupa.

Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa rel kereta bukan tempat bermain apalagi lokasi swafoto.

Di sejumlah titik Batang, rel kereta memang kerap menjadi tempat anak muda berkumpul saat Ramadan karena lokasi terbuka dan minim pengawasan.

Namun kebiasaan itu menyimpan risiko besar karena kereta melaju dengan kecepatan tinggi dan sering tanpa suara klakson panjang.

Petugas perlintasan berharap orang tua ikut mengingatkan anak-anak agar menjauhi rel.

“Rel itu jalur maut kalau tidak hati-hati, jangan sampai ada korban lagi,” kata Ramelan.

Kategori :