SALATIGA, diswayjateng.id - Sebanyak 160 orang modin di Kota Salatiga menerima insentif di awal tahun 2026 ini. Termasuk, sepertiga diantaranya modin perempuan.
Hal ini disampaikan Kepala Bagian Kesra Setda Kota Salatiga, Sumarno, S.Ag., M.M., saat penyerahan insentif kepada modin se-Kota Salatiga, Rabu 11 Februari 2026.
Diungkapkan Sumarno, dari 160 modin yang ada di Kota Salatiga, dengan rincian 118 di antaranya adalah laki-laki, dan 42 adalah perempuan.
"Artinya hampir sepertiga modin se-Kota Salatiga adalah perempuan, sehingga ini menunjukkan bahwa partisipasi perempuan di Kota Salatiga sangat besar dan mudah-mudahan ke depan partisipasi perempuan dan laki-laki dapat semakin seimbang," terang dia.
BACA JUGA: Pasca Penetapan Dirut DS sebagai Tersangka, Management Bank Salatiga Keluarkan Video Tanggapan
BACA JUGA: Kredit Fiktif Bank Salatiga, Advokat Agung Pitra: Janggal, Harusnya Lebih dari 3 Orang Tersangkanya
Penyerahan insentif kepada modin ini, diakuinya, sebagai salah satu upaya pemerintah kota dalam meningkatkan kesejahteraan warganya, Wali Kota Salatiga menyerahkan insentif
Sementara, Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menapresiasi kepada para modin yang telah tulus dan ikhlas dalam membantu masyarakat dalam bidang keagamaan maupun kemasyarakatan.
Robby menegaskan, penyerahan insentif ini bukan sekadar bentuk dukungan administratif, tetapi juga wujud penghargaan dan terima kasih atas dedikasi para modin sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Dekranasda Demak Dorong Sinergi UMKM Kriya agar Naik Kelas dan Berdaya Saing
BACA JUGA: Demak Diprioritaskan Jadi Titik Awal Giant Seawall, Hybrid Seawall Mulai Dibangun 2026
"Modin memiliki peran dalam menjalankan tugas sosial di masyarakat, baik itu terkait urusan pernikahan, kematian, keagamaan, kependudukan, pendidikan, maupun kesejahteraan masyarakat secara umum. Tetap semangat dan tulus ikhlas dalam menjalankan tugas sosial, modin sejatinya sebagai pelopor kerukunan dan toleransi umat beragama di masyarakat. Pertahankan toleransi yang sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi Kota Salatiga," ajaknya.
Dalam kesempatan ini hadir pula Ketua Baznas Kota Salatiga, Ari H. Iswanto, S.Psi.
Ketua MUI Kota Salatiga. Dr. KH. Agus Ahmad Su'aidi, Lc., M.A., yang turut hadir membagikan ilmunya terkait masalah muamalah dan bermasyarakat.