Untuk meningkatkan kualitas latihan, PELTI Batang merencanakan program latihan terpusat.
Para atlet dari berbagai klub akan dikumpulkan dalam satu sesi latihan rutin setiap pekan.
Langkah ini diambil untuk menyamakan persepsi pelatih di seluruh klub.
Selain itu, porsi latihan akan disesuaikan dengan target pembinaan jangka panjang.
“Kita ingin latihan lebih terarah,” tegas Novianto.
Ia menilai latihan bersama akan memudahkan penyusunan program sesuai kebutuhan atlet.
Target jangka panjang yang dicanangkan adalah meloloskan atlet tenis Batang ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2030.
Target tersebut dinilai realistis seiring rencana pengusulan Kabupaten Batang sebagai salah satu tuan rumah Porprov wilayah Pekalongan Raya.
Novianto juga mengingatkan bahwa Batang memiliki sejarah prestasi di cabang tenis lapangan.
Pada Porprov Banyumas, atlet Batang pernah meraih medali perunggu. Medali tersebut diraih pada nomor ganda campuran.
Selain itu, Batang juga meraih perunggu pada nomor tunggal putri dan ganda putri.
Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono menegaskan bahwa kejayaan tenis Batang pernah terjadi pada era 2000-an.
Namun, prestasi tersebut belum mampu diulang dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, salah satu tantangan utama adalah kaderisasi atlet yang belum berjalan optimal.
“Kaderisasi atlet harus diperkuat,” ujarnya.
Ke depan, pembinaan akan difokuskan pada pencarian bibit muda yang memiliki bakat dan minat alami.