Bos Djarum Kudus Berpulang, Como 1907: Kami Kehilangan Sosok Berharga Penyelamat Tim
Postingan IG Klub Serie A Italia, Como 1907 berbela sungkawa atas wafatnya bos mereka. --
KUDUS, diswayjateng.com - Meninggalnya Michael Bambang Hartono selaku Chairman Djarum Group, tidak hanya meninggalkan duka mendalam berbagai kalangan di tanah air. Namun meninggalnya salah satu konglomerat di Indonesia ini, juga membuat Klub Serie A Italia, Como 1907 ikut berbela sungkawa.
Sebab jasa besar bos Djarum Group ini, telah menyelamatkan klub tersebut dari jurang kebangkrutan.
Dari tangan dingin konglomerat kelahiran Kabupaten Kudus ini, mampu mengantarkan Como 1907 bertengger di papan atas Klub Serie A Italia. Bahkan Como diklaim sebagai klub terkaya di negara tersebut.
Ungkapan duka dan bela sungkawa dari manajemen dan pemain Como 1907, dituliskan melalui akun resmi klub tersebut.
Melalui Instagram resmi mereka, Como 1907 mengunggah foto almarhum. Unggahan tersebut juga disertai pernyataan duka dalam bahasa Inggris dan Italia. 
Jasa besar mendiang bos Djarum Group ini telah menyelamatkan Como dari jurang kebangkrutan. --
Manajemen klub yang sempat bangkrut sebelum diakusisi Michael Bambang Hartono, mengungkapkan simpati mendalam kepada keluarga besar Hartono serta seluruh jajaran Djarum Group di Indonesia.
“Como 1907 sangat berduka atas berpulangnya Michael Bambang Hartono. Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Hartono dan seluruh Djarum Group," demikian narasi yang ditulis di akun IG resmi mereka.
Tak hanya itu, Como 1907 juga menuliskan kalimat "Di bawah kepemimpinan keluarga, klub telah memasuki babak baru dalam sejarahnya, dan kami mengenangnya dengan penuh rasa terima kasih dan hormat,” tulis mereka.
Sementara itu, Como 1907 memberikan salam perpisahan terakhir kepada mendiang bos mereka dengan kado manis.
Saat melakoni laga lanjutan Liga Italia menghadapi Pisa, skuad Cesc Fabregas ini menghadiahkan kemenangan besar 5-0.
Laga Como melawan Pisa berlangsung di Stadio Giuseppe Sinigaglia dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (22/3/2026) dini hari WIB.
Pertandingan dimulai dengan mengheningkan cipta untuk Bambang Hartono, yang wafat pada 19 Maret 2026 di Singapura.
"Hari ini kemenangan penting, karena kami kehilangan sosok berharga di Como. Hari ini kami mengirimkan pelukan hangat kepada keluarga Hartono. Karena merekalah kita semua bisa hidup seperti ini. Kemenangan hari ini lebih penting dalam hal tersebut," ujar Fabregas dikutip dari DAZN.
Dengan raihan gemilang itu mengantarkan Como melaju di posisi ke empat dengan 57 poin. Klub yang berhome base di Kota Como Italia Utara ini, terus menjaga mimpi besar mereka tampil di Liga Champions.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:








