Dampak Rusaknya Hutan Mangrove, Monyer Liar Masuk Rumah Serang Bayi

Rabu 04-02-2026,18:15 WIB
Reporter : Nungki S Nurhidayanto
Editor : Wawan Setiawan

DEMAK, diswayjateng.id - Aksi monyet liar yang masuk ke permukiman warga kembali menelan korban. Seekor monyet liar dilaporkan menyerang seorang bayi perempuan berusia empat bulan di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, hingga menyebabkan luka serius dan harus menjalani operasi bedah.

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (2/2/2026) sore. Saat kejadian, korban bernama Areta Aghnia Prameswari sedang tertidur di dalam kamar, sementara sang ibu berada di bagian belakang rumah. Tanpa disadari, monyet liar masuk ke dalam rumah dan langsung menyerang bayi tersebut.

 

Kapolres Demak AKBP Arizal Samelino Gandasaputra melalui Kapolsek Sayung AKP Suprapto membenarkan kejadian itu. Menurutnya, pihak kepolisian telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berupaya menangkap monyet liar yang diduga menjadi pelaku.

 

“Anak itu berada di kamar tidur, ibunya di belakang rumah. Monyet masuk dan langsung menyerang. Kami sudah ke TKP untuk melakukan penangkapan, namun monyet tersebut kembali kabur ke area hutan mangrove. Informasi dari warga, ada sekitar tiga ekor monyet liar,” ujar Suprapto saat dikonfirmasi, Rabu (4/2/2026).

 

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka cukup parah di bagian kepala dan tubuh akibat cakaran monyet. Bayi malang itu langsung dilarikan ke RSUD Demak untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

 

“Korban mengalami luka cakaran dan robek di bagian kepala. Sudah dilakukan tindakan bedah dan saat ini kondisinya berangsur membaik serta dirawat di ruang perawatan biasa,” jelas Kapolsek.

 

Menurut Suprapto, kemunculan monyet liar di kawasan permukiman Desa Bedono diduga kuat akibat kerusakan ekosistem hutan mangrove di sekitar wilayah pesisir tersebut. Berkurangnya sumber makanan alami membuat kawanan monyet turun ke rumah-rumah warga untuk mencari makan.

 

“Wilayah itu memang dekat dengan hutan mangrove, namun sebagian sudah rusak dan kering. Ekosistem makanannya berkurang, sehingga monyet sering masuk ke permukiman,” terangnya.

Tags :
Kategori :

Terkait