Sambut Ramadhan, PGSI dan RSI NU Demak Gelar Bakti Sosial Bagi Warga Terdampak Banjir dan Khitan Gratis

Senin 02-02-2026,08:30 WIB
Reporter : Nungki S Nurhidayanto
Editor : Laela Nurchayati

Demak, diswayjateng.com– Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSINU) Demak bersama Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI), Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN), dan Bank BTN menyelenggarakan kegiatan Peduli Kemanusiaan berupa khitan massal gratis dan pembagian 1.000 paket sembako.

Kegiatan ini mengusung tema “Sambut Ramadhan dengan berbagi, menebar manfaat, wujudkan senyum sehat bagi umat dan generasi penerus bangsa.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad, 1 Februari 2026, bertempat di Aula Lantai 2 Gedung KH. Hasyim Asy’ari RSINU Demak, Jalan Diponegoro No. 9, Jogoloyo, Wonosalam, Kabupaten Demak.

Pada tahap pertama, sebanyak 100 anak mengikuti khitan massal yang dilaksanakan di RSINU Demak.

Sementara itu, 1.000 paket sembako dibagikan secara gratis kepada masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Demak, di antaranya Desa Jatirogo Bonang, Desa Kembangan Bonang, Kecamatan Wedung, Mijen, Sayung, dan Karangtengah.

Bantuan juga disalurkan langsung kepada keluarga korban tenggelam di Desa Bantengmati akibat banjir beberapa waktu lalu.

Direktur Utama RSINU Demak, dr. Abdul Azis, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan kolaborasi lintas sektor yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Acara ini adalah kegiatan peduli kemanusiaan dan bakti sosial berupa khitan massal yang diselenggarakan oleh PGSI, Paguyuban Demak Bintoro Nusantara, dan didukung oleh Bank BTN," ucapnya

"Alhamdulillah, hari pertama ini kita mengkhitankan 100 anak, dan akan dilanjutkan 100 anak lagi di hari berikutnya, sekaligus pembagian seribu paket sembako bagi masyarakat terdampak banjir,” ujarnya.

Menurut dr. Abdul Azis, kerja sama antara dunia pendidikan, kesehatan, dan lembaga sosial ini diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Ini merupakan kerja sama yang sangat baik antara PGSI, paguyuban, dan RSINU. Manfaatnya jelas dirasakan langsung oleh warga. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini terus berkesinambungan,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa khitan memiliki nilai penting dalam aspek kesehatan, pendidikan, dan syariat Islam.

“Khitan adalah sunnah Rasul dan bagian dari pendidikan karakter serta revolusi mental. Ini menjadi pintu masuk bagi anak menuju akil baligh dan kesiapan menjalankan ibadah, terutama sholat," ucapnya.

Program ini sejalan dengan prioritas nasional di bidang pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, RSINU Demak menggunakan berbagai metode khitan sesuai pilihan peserta.

Kategori :