Ini Hasil Uji Laboratorium Makanan Penyebab Kasus Keracunan MBG di Gubug

Selasa 20-01-2026,07:02 WIB
Reporter : Achmad Fazeri
Editor : Laela Nurchayati

GROBOGAN, diswayjateng.com - Hasil uji laboratorium makanan yang diduga menjadi penyebab kasus keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah akhirnya keluar.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Djatmiko mengungkapkan, analisa laboratorium menunjukkan bahwa hampir seluruh komponen konsumsi dalam menu MBG itu terkontaminasi bakteri Escherichia Coli (E.Coli).

"Umumnya berasal dari sanitasi serta air yang tidak higienis. Yang positif itu air minumnya, nasi kuning, telur dadar, lalapan selada, lalapan timun, dan tempe kripik,” ungkapnya, Senin (19/1/2026).

Dari temuan itu, Djatmiko menyebutkan, sumber keracunan tersebut tidak hanya berasal dari satu jenis makanan, tapi mencakup seluruh makanan serta minuman yang dikonsumsi oleh penerima manfaat secara bersamaan.

"Air yang dipakai dalam pengolahan maupun penyajian menjadi salah satu faktor utama yang menjadi perhatian serius saat ini," bebernya.

Djatmiko menegaskan sebelum program kembali dijalankan, pihaknya akan memastikan terlebih dulu semua proses memenuhi standar keamanan pangan, mulai dari evaluasi secara menyeluruh sumber air yang digunakan hingga memperketat kontrol agar kejadian serupa tidak terulang.

"Kami akan pastikan terlebih dahulu treatment seperti apa yang dilakukan, sehingga aman atau tidaknya dapat bisa dipastikan saat nanti sudah beroperasi kembali, jadi harus dilakukan kontrol,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya sebanyak 804 orang diduga keracunan MBG. Mereka mengalami mual-mual, pusing hingga muntah usai mengonsumsi MBG pada Jumat (9/1/2026) lalu. Lalu, sebanyak 113 korban di antaranya harus dirawat inap di sejumlah faskes. Hingga Sabtu (17/1/2026), seluruhnya dipulangkan.

Kategori :