GROBOGAN, diswayjateng.com - Sebanyak 76 calon jemaah haji reguler di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah belum menyelesaikan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BiPIH) hingga batas terakhir tahap kedua, Jumat (9/1/2026).
”Dari jumlah total 903 kuota jemaah haji Kabupaten Grobogan untuk tahun 2026, masih ada 76 orang yang belum melakukan pelunasan,” terang Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Grobogan Ali Muhtarom, baru-baru ini.
Ali menyampaikan, calon jemaah haji reguler yang sudah melunasi BiPIH di tahap kedua tersebut mencapai 827 orang. Selain itu, terdapat 232 calon jemaah cadangan yang menyelesaikan pembayaran.
Lantas apakah akan ada perpanjangan lagi bagi 76 calon jemaah haji reguler tersebut untuk melunasi BIPIH?
”Belum ada informasi perpanjangan dari Kanwil Kemenhaj Jawa Tengah (Jateng). Otomatis kuotanya akan diisi oleh jemaah cadangan yang sudah menyelesaikan pembayaran,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, untuk besaran pelunasan BIPIH tahun 2026, adalah Rp 25.559.215, dengan setoran awal pendaftaran sebesar Rp 25 juta. Jumlah pelunasan tersebut mengalami penurunan hingga Rp 2 juta dibanding tahun 2025, yang mencapai sekitar Rp 27 juta.
Adapun untuk jadwal keberangkatan, jemaah haji Indonesia direncanakan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026. Kemudian keberangkatan kloter pertama ke Tanah Suci dijadwalkan pada 22 April 2026.
Lalu puncak ibadah haji diperkirakan berlangsung pada akhir Mei 2026, dan pemulangan jemaah dijadwalkan mulai awal Juni hingga awal Juli 2026.