23 Kereta Api Dibatalkan pada Senin 19 Januari 2025, Jalur Pekalongan–Sragi Masih Banjir

23 Kereta Api Dibatalkan pada Senin 19 Januari 2025, Jalur Pekalongan–Sragi Masih Banjir

Kondisi jalur kereta api di Pekalongan masih tergenang air, Senin 19 Januari 2026.-ist -

PEKALONGAN, diswayjateng.com - Sebanyak 23 kereta api dibatalkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang pada Senin, 19 Januari 2026, sebagai dampak genangan air di jalur rel PEKALONGAN–Sragi.

Pembatalan kereta api ini menjadi dampak paling nyata dari banjir yang merendam petak jalan Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi di Km 88+6/7.

KAI menegaskan pembatalan kereta api dilakukan demi menjaga keselamatan perjalanan meski jalur sudah mulai bisa dilewati secara terbatas.

"Dari total 23 kereta api dibatalkan, delapan merupakan keberangkatan awal Daop 4 Semarang dan 15 lainnya adalah kereta melintas maupun tujuan akhir wilayah Daop 4," kata Manager humas PT KAI Daop 4, Luqman Arif dalam keterangannya.

BACA JUGA: Banjir Kota Pekalongan Semakin Meluas, Pengungsi Bertambah

BACA JUGA: Pengungsi Banjir Melonjak, Wali Kota Pekalongan Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Kereta api dibatalkan ini mencakup layanan kelas eksekutif hingga ekonomi dengan relasi jarak jauh dan menengah.

KAI Daop 4 Semarang menyebut genangan air di jalur rel masih memerlukan penanganan lanjutan meski kondisi mulai membaik.

Pembatalan kereta api dilakukan sebagai langkah pengamanan karena lintasan belum sepenuhnya aman untuk operasional normal.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

BACA JUGA: Tekan Banjir Demak, BNPB Ajukan Perbaikan Sipon Rp110 Miliar

BACA JUGA: Dua Jam yang Berubah Jadi Tujuh Jam, Kisah Safira Terjebak Banjir di Jalur KA Pekalongan

“Kami memahami pembatalan perjalanan ini berdampak pada rencana pelanggan, namun demi keselamatan bersama, sejumlah perjalanan masih harus dibatalkan,” ujar Luqman.

Kereta api dibatalkan hingga jalur dinyatakan benar-benar andal oleh petugas di lapangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait