“Belum tentu saudara-saudara kita di sana bisa merasakan daging kurban. Maka kornet ini menjadi sesuatu yang mewah dan sangat bermanfaat,” katanya.
BACA JUGA:Ribuan Jemaah Padati MAJT Semarang untuk Sholat Idul Adha 1446 H
Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, mengapresiasi langkah Baznas dalam mendukung penanganan stunting, kemiskinan, serta pemenuhan gizi masyarakat.
Ia menyebut program ini sebagai bentuk inovasi dalam pemerataan distribusi daging kurban.
“Terima kasih atas dukungan Baznas. Masalah kekurangan protein masih menjadi perhatian utama. Anak-anak kita membutuhkan asupan protein yang cukup,” ujarnya.
Sumarno berharap, pengolahan daging kurban menjadi kornet dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk mendistribusikan manfaat kurban secara lebih merata dan tepat sasaran.