Gubernur Luthfi menegaskan bahwa Posko SPMB harus siap membantu semua warga yang mengalami kesulitan, dan pelayanan harus dilakukan secara profesional dan ramah.
"Petugas harus melayani dengan senyum dan keramahan. Profesionalisme pelayanan sangat penting," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa penerimaan siswa baru di Jawa Tengah harus bersih dari praktik titip-menitip, sesuai prinsip "No Titip-titip, No Jastip".
"Tidak boleh ada titipan, tidak boleh terima jasa titipan. Semua proses harus normatif dan berdasarkan kemampuan siswa. Kalau perlu, kantong petugas ditutup rapat," tegas Luthfi.