Berkat Tangan Dingin Perbasi Kudus, Sukses Cetak Pebasket Nasional

Sabtu 03-05-2025,15:25 WIB
Reporter : Arief Pramono
Editor : Wawan Setiawan

Dari sisi seleksi atlet, Agus menyebut proses pemantauan sudah dilakukan sejak dari tingkat SMP. Sejumlah sekolah seperti SMP Keluarga, SMP Masehi, SMP 1, SMP 2, hingga MTs dan SMP di Kecamatan Jati menjadi sumber bakat yang saat ini sedang dibina.

“Minimal anak-anak dapat 20 game setahun. Tahun ini kita target ada lima event. Kalau dalam satu event anak-anak dapat 3 game saja, plus Popda, itu bisa cukup untuk membentuk karakter dan ketahanan mental mereka di lapangan,” ujarnya.

Untuk mendukung program jangka panjang, Perbasi Kudus juga menata sistem kepelatihan. Pembinaan saat ini dibagi berdasarkan jenjang usia dan sekolah, dengan pelatih seperti Bayu (SMA putra), Rois (asisten), dan Niko (SMP putra). Tim putri SMA diserahkan kepada SMA Jekulo. Para pelatih ini dipantau ketat oleh bidang kepelatihan dan akan dievaluasi tiap dua tahun.

“Kalau tidak bisa lolos tahun ini, pelatih bisa kami switch. Bukan diberhentikan, tapi diganti dulu untuk memberi kesempatan ke pelatih lain. Kita ingin tahu apakah dengan tangan berbeda hasilnya bisa lebih baik,” kata Agus.

Kategori :