Aksi dorong tersebut sempat terekam wartawan diswayjateng saat melakukan live di akun tiktok pribadinya.
Kekerasan fisik tidak berhenti, seorang pewarta foto dari Kantor Berita Antara Foto, Makna Zaezar juga terkena tamparan dibagian kepala meskipun sudah menjauh dari kerumunan.
"Padahal sudah menjauh, tapi tiba-tiba dideketin dan dipukul bagian kepala," ungkap Makna.
Usai pemukulan itu, ajudan tersebut terdengar mengeluarkan ancaman kepada beberapa jurnalis dengan mengatakan, "kalian pers, saya tempeleng satu-satu."
Sejumlah jurnalis lain juga mengaku mengalami dorongan dan intimidasi fisik, salah satunya bahkan sempat dicekik. Tindakan tersebut menimbulkan trauma, rasa sakit hati, dan perasaan direndahkan bagi korban, serta keresahan di kalangan jurnalis lainnya yang merasa ruang kerja mereka tidak aman.