Langkah tersebut segera ia ambil, setelah mendengar keluhan para pelaku wisata bahwa okupansi penginapan masih cukup banyak. Namun transportasi ke Karimunjawa masih sangat terbatas.
Terkait maskapai penerbangan, ia mengatakan biaya pesawat yang masih cukup tinggi sehingga perlu ada komunikasi dengan Kementerian Perhubungan untuk membahas opsi subsidi penerbangan ke Karimunjawa.
Ia juga mengajak para pelaku wisata mempromosikan bahwa akan ada penerbangan menuju Karimunjawa. Ia juga mempersilakan para biro wisata untuk mencoba membuat opsi paket wisata via pesawat.
Orang nomor satu di Jepara itu juga akan mengajak perwakilan pelaku wisata saat beraudiensi ke Kementerian Perhubungan. Harapannya, Kementerian Perhubungan dapat mendengarkan secara langsung permasalahan dan masukan dari para pelaku pariwisata di Karimunjawa.