4 Penyebab Perut Buncit Pada Balita. Ibu-Ibu Wajib Tahu Ini

Minggu 04-02-2024,12:30 WIB
Reporter : Asyifa Suryani
Editor : Rochman Gunawan

Jika Anda menyadari bahwa bayi Anda belum buang air besar selama 5-10 hari, perut buncit bisa jadi disebabkan oleh sembelit.

Sembelit juga dapat menyebabkan perut bayi terlihat kembung.

BACA JUGA:10 Cara Mengatur Pola Makan untuk Mengecilkan Perut buncit Dalam 30 hari. Simak Tips Sederhananya

Bayi yang disusui ASI biasanya buang air besar hanya sekali seminggu.

Karena ASI sangat bergizi, tubuh bayi menyerap hampir semuanya dan mungkin hanya ada sedikit yang tersisa untuk melewati sistem pencernaan.

Namun, beberapa bayi memiliki pergerakan usus yang lebih lambat, sehingga mereka lebih jarang buang air besar. Tinja juga bisa menjadi keras seiring waktu.

Jika bayi berusia di atas empat bulan, ada cara alami yang dapat dilakukan ibu untuk mengatasi sembelit pada bayi, seperti memberi mereka air minum.

Namun, selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum memberikan air minum pada bayi Anda.

Memandikan bayi dengan air hangat dan memijat perutnya dengan lembut juga dapat merangsang buang air besar.

3. Alergi susu atau intoleransi laktosa

Penyebab kembung pada bayi lainnya adalah alergi susu atau intoleransi laktosa pada susu formula.

BACA JUGA:Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Buncit pada Anak Balita

Kedua kondisi tersebut dapat menyebabkan mual, muntah, diare, tinja berdarah dan muntah, serta perut kembung.

Namun, intoleransi laktosa dapat sulit dideteksi karena gejalanya dapat muncul 6-10 jam setelah asupan laktosa.

Jika Anda mencurigai adanya intoleransi laktosa, bicarakan dengan dokter Anda tentang kemungkinan menjalani tes untuk menentukan apakah Anda menderita intoleransi laktosa.

4. Enterokolitis nekrosis.

Kategori :