DISWAYJATENG.ID – Berlibur sekaligus mengunjungi suatu tempat wisata adalah suatu keseruan sendiri bagi kita. Hal tersebut dimana kita bisa berlibur dan menambah wawasan kita tentang sejarah tempat wisata tersebut.
Daerah Karawang walaupun terkenal dengan kota industri, akan tetapi juga mempunyai wisata yang penuh sejarah salah satunya, yakni Candi Jiwa. Dengan berada di tengah hamparan sawah yang asri dan sangat indah karena sudah ditata sedemikian rupa untuk memudahkan pengunjung mengunjungi wisata sejarah yang satu ini. Luas keseluruhan Komplek Percandian Batujaya sekitar 337 hektar yang terletak diantara dua Desa dan Kecamatan, yakni Desa Segaran Kecamatan Batujaya dan Desa Telagajaya Kecamatan Pakisjaya. Karawang merupakan sebuah kabupaten yang berada di wilayah Jawa Barat yang disebut sebagai Daerah Lumbung Padi. Karena masih banyaknya area pesawahan yang ada di Kabupaten Karawang, untuk mencari tempat berwisata juga sangat mudah. Hal itu karena terdapat berbagai macam tempat wisata yang ada di Karawang, mulai dari wisata air, modern, wisata alam, hingga wisata sejarah. Selain menikmati arsitektur peninggalan sejarah, kamu juga dapat menyaksikan alam di sekitarnya yang indah dan sangat alami. Candi Jiwa merupakan tempat yang cocok untuk mengajak anak-anak mengetahui sejarah peradaban Indonesia pada zaman dahulu. Berikut sejarah dan informasi tentang wisata ini, antara lain: Sejarah Candi Jiwa Kawasan percandian ini mulai ditemukan oleh tim arkeolog dari UI pada tahun 1984, kemudian pada tahun berikutnya mulailah diteliti secara intensif dengan cara Ekskavasi yakni proses penggalian arkeologi. Hasilnya mengatakan bahwa terdapat 40an candi yang ada di kawasan ini, namun belum semuanya digali dengan sempurna hanya Candi Jiwa atau Segaran I dan Candi Blandongan atau Segaran V yang sudah sempurna. Candi Jiwa merupakan sisa-sisa peninggalan agama Budha hal tersebut dibuktikan dengan temuan prasasti yang ada berisikan ajaran Budha. Berdasarkan teori arsitektur bangunan Candi Jiwa serta candi-candi yang ada di Komplek Percandian Batujaya ini termasuk candi muda karena menggunakan bata merah. Hal tersebut kemudian dibantahkan dengan kehadiran Candi Jiwa dan candi lainnya yang ada di Batujaya ini, hal tersebut karena ternyata candi-candi yang ada disini dibangun pada masa akhir zaman Hindu-Budha, yakni sekitar abad ke 5-6 M dan dibangun pada masa kerajaan Tarumanegara. Jam Buka Untuk jam operasional Candi Jiwa dibuka mulai 08.00 hingga pukul 18.00 waktu setempat dan beroperasional setiap hari. Harga Tiket Masuk Sedangkan untuk harga tiket masuk Kawasan Percandian Batujaya ini sangat murah yakni kalian hanya perlu membayar Rp5.000 saja per orangnya. Fasilitas yang Tersedia di Candi Jiwa Karawang Untuk fasilitas umum yang ada di kawasan percandian ini diantaranya adanya tempat parkir yang dapat menampung mobil dan motor, mushola, toilet, warung makanan dan minuman dan gazebo. Lokasi Sedangkan untuk lokasi Candi Jiwa terletak di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat Petunjuk Jalan Menuju Candi Jiwa Karawang Rute menuju Candi Jiwa sangat mudah untuk kita jangkau, bahkan bisa mengandalkan bantuan Google Maps ataupun dengan bertanya pada warga sekitar. Jika kalian bergerak dari Jakarta maka lakukan perjalanan sejauh 70 km, setelah tiba di Karawang kamu dapat melajukan kendaraan hingga menuju Jalan Raya Baturaja yang berada di daerah Rengasdengklok. Lalu melewati Sungai Citarum sekitar 500 meter lagi kalian akan tiba di area Komplek Percandian Batujaya. Setelah memakirkan kendaraan kalian harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju area Candi Jiwa, dengan menyusuri jalan yang sudah di paving diantara hijaunya pesawahan. BACA JUGA:Curug Bandung Karawang: Destinasi Wisata Alami yang Sangat Menyegarkan Demikian itulah sejarah tentang tempat wisata Candi Jiwa Karawang, semoga bermanfaat. (*)Ini Dia Sejarah Tempat Wisata Candi Jiwa yang Penuh Misteri
Jumat 21-07-2023,00:15 WIB
Reporter : Dimas Hadi Ibrahim
Editor : Dimas Hadi Ibrahim
Kategori :
Terkait
Senin 05-01-2026,11:00 WIB
Kapolres Tegal Turun Langsung Pantau Wisata dan Arus Balik
Selasa 30-12-2025,20:12 WIB
Disparta Kabupaten Semarang Akui Target Wisata Akhir Tahun Belum Tercapai
Senin 29-12-2025,13:14 WIB
Warga Keluhkan Guci Jadi Wisata 1000 Tiket, Bupati Tegal Turun Tangan
Jumat 26-12-2025,08:30 WIB
Kunjungan Wisatawan ke Semarang Capai 7,6 Juta Hingga November 2025, Pemkot Optimistis Lampaui Target
Sabtu 29-11-2025,13:57 WIB
Kunjungan Wisatawan Jateng Tembus 53 Juta, Sekda Dorong Strategi Agar Wisatawan Tinggal Lebih Lama
Terpopuler
Sabtu 17-01-2026,08:29 WIB
Cuaca Ekstrem Terjang Batang, Longsor dan Banjir Rendam Belasan Desa dan Kelurahan
Sabtu 17-01-2026,09:28 WIB
Genangan Air Tutup Jalur KA Pekalongan–Sragi, Sejumlah Kereta Dialihkan dan Dibatalkan
Sabtu 17-01-2026,07:52 WIB
Presiden Prihatin Bencana di Jepara, Perintahkan Kepala BNPB Benahi Longsor Desa Tempur
Sabtu 17-01-2026,10:34 WIB
20.419 Dapur MBG Beroperasi, Serap Hampir 1 Juta Tenaga Kerja Nasional
Sabtu 17-01-2026,09:42 WIB
Banjir di Pekalongan Hingga 1,5 Meter, Warga Mengungsi
Terkini
Sabtu 17-01-2026,23:00 WIB
Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Logistik Ratusan Juta ke Kendal, Batang, Pemalang, dan Pekalongan
Sabtu 17-01-2026,22:30 WIB
KUHAP Baru Berlaku, Advokat Resmi Jadi Penegak Hukum dan Tak Bisa Lagi Dik kriminalisasi
Sabtu 17-01-2026,22:00 WIB
Pesawat Cesna Tebar Garam Satu Ton, Modifikasi Cuaca Percepat Pemulihan Bencana di Muria Raya
Sabtu 17-01-2026,21:30 WIB
Jamin Rasa Aman, Kapolres Salatiga Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Darul Amal
Sabtu 17-01-2026,21:28 WIB