Evaluasi SAKIP 2026, Disdukcapil Purworejo Raih Nilai Tertinggi 87,01

Evaluasi SAKIP 2026, Disdukcapil Purworejo Raih Nilai Tertinggi 87,01

Empat perangkat daerah Pemkab Purworejo menerima penghargaan atas hasil evaluasi SAKIP 2026 dalam rangkaian Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) di Hotel Novotel YIA Kulon Progo, 7–8 Oktober 2026.-diswayjateng/Muharom Adi Yuliarta-

PURWOREJO, diswayjateng.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten PURWOREJO menempati peringkat pertama dalam evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026. Disdukcapil meraih nilai 87,01 dengan predikat Memuaskan.

Tiga perangkat daerah lainnya juga memperoleh predikat serupa. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Kabupaten Purworejo Tahun 2026 di Hotel Novotel YIA Kulon Progo, Kamis (8/10/2026).

Di bawah Disdukcapil, peringkat kedua ditempati Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian dengan nilai 86,06. Peringkat ketiga diraih Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) dengan nilai 82,00.

Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berada di peringkat keempat dengan nilai 80,36. Keempat perangkat daerah tersebut sama-sama memperoleh predikat Memuaskan.

BACA JUGA: Layani Ratusan Transaksi Setiap Hari, BRILink Agen Nova Yulianti Dekatkan Akses Keuangan di Muara Enim

BACA JUGA: Sumur Mulai Mengering, Warga Jabres Kebumen Terpaksa Rogoh Kocek untuk Air Minum

Larwasda 2026 diselenggarakan Inspektorat Daerah Kabupaten Purworejo selama dua hari, Rabu-Kamis (7-8/10/2026), dan dibuka langsung oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti.

Dalam sambutannya, Yuli mengapresiasi perangkat daerah yang terus berupaya meningkatkan kinerja. Ia berharap evaluasi tersebut mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih dan akuntabel serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah atas upaya peningkatan kinerja. Saya berharap melalui Larwasda ini, kita semakin mampu mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, produktif, dan tepercaya, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Yuli.

Meski capaian evaluasi menunjukkan hasil positif pada empat perangkat daerah, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi mengingatkan bahwa perbaikan tata kelola pemerintahan tidak cukup berhenti pada penilaian dan penghargaan.

BACA JUGA: Bupati Kebumen Janjikan Hadiah untuk Santri yang Berprestasi di PORSADIN VIII Jateng

BACA JUGA: 238 Anggota BPD Dilantik, Bupati Tegal Sentil Fungsi Pengawasan

Saat menutup rangkaian Larwasda 2026, Dion meminta setiap perangkat daerah segera menindaklanjuti hasil evaluasi dan rekomendasi pengawasan. Menurutnya, pelaksanaan rekomendasi menjadi faktor penting untuk memastikan pengawasan benar-benar menghasilkan perubahan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Kalau tidak ada tindak lanjut ya percuma, kunci keberhasilannya ada di perangkat daerah. Rekomendasinya bagus sekali, tetapi kalau tidak jalan, maka dampaknya tidak akan bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegas Dion.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait