Dapur Penggorengan Kerupuk Terbakar, Damkar Tegal Berjibaku Cegah Api Meluas

Dapur Penggorengan Kerupuk Terbakar, Damkar Tegal Berjibaku Cegah Api Meluas

TERBAKAR - Dapur penggorengan krupuk di Desa Harjosari Kidul, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, terbakar, Selasa (6/10/2026) malam.--

SLAWI, diswayjateng.id – Malam yang semestinya tenang mendadak berubah menjadi kepanikan. Rumah industri atau dapur penggorengan kerupuk di RT 05/RW 01, Desa Harjosari Kidul, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, terbakar, Selasa (6/10/2026) malam.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.39 WIB. Kobaran api diduga bermula dari tungku penggorengan kerupuk yang berada di dalam dapur produksi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pemilik rumah industri harus menanggung kerugian materi akibat kebakaran.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tegal langsung bergerak menuju lokasi setelah mendapat laporan insiden tersebut. Satu unit mobil pemadam dari Pos Slawi dikerahkan dengan membawa enam personel.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 23.50 WIB. Tanpa membuang waktu, petugas langsung melakukan pemadaman dan pengendalian api. Langkah cepat dilakukan untuk mencegah kobaran menjalar ke bangunan maupun area di sekitar lokasi.

BACA JUGA:Dugaan Pembunuhan di Kendal, Jenazah di Bangunan Calon SPPG dan Tangan Terborgol

BACA JUGA:Bukan Lagi di Pelosok, Warga Pinggiran Kota Kebumen Mulai Kesulitan Air Bersih

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Agus Sukoco melalui Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Nawawi mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas melalui sambungan telepon pada pukul 23.39 WIB.

"Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi menggunakan satu unit mobil pemadam dari Pos Slawi dengan enam personel," ujar Nawawi.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga berasal dari tungku penggorengan kerupuk. Api kemudian membesar dan dinilai berpotensi meluas sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan kepada Damkar Kabupaten Tegal.

Petugas tidak hanya berjibaku memadamkan kobaran api, tetapi juga melakukan pengendalian agar api tidak merembet ke bangunan lain. Setelah api berhasil dijinakkan, proses dilanjutkan dengan pendinginan atau overhaul.

BACA JUGA:Dugaan Pembunuhan di Kendal, Jenazah Pria Ditemukan di Bangunan Kosong

BACA JUGA:Diduga Dikeroyok di Pasar Kobong Semarang, Pemuda Masih Tertahan di RS karena Biaya Rp4,1 Juta

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Perjuangan petugas akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 00.40 WIB.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait