APBD Demak 2027: Beasiswa, UHC hingga Guru Madin Jadi Perhatian
Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi DPRD dalam rapat paripurna pembahasan Raperda APBD 2027 di Aula DPRD Demak, Senin (5/10/2026).-Foto: Samsul-
DEMAK, diswayjateng.id – Pemerintah Kabupaten Demak memastikan sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.
Hal itu disampaikan Bupati Demak Eisti’anah dalam rapat paripurna DPRD Demak dengan agenda penyampaian jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027, Senin (5/10/2026).
Rapat yang berlangsung di Aula DPRD Demak tersebut dipimpin Ketua DPRD Demak Zayinul Fata.
Eisti’anah mengatakan alokasi anggaran pendidikan telah memenuhi mandatory spending. Anggaran tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan, sarana prasarana, tata kelola serta kesejahteraan tenaga pendidik.
Untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu, Pemkab Demak menyediakan Beasiswa Miskin (Basimda) dan Beasiswa Ayo Sekolah Kembali.
“Alokasi anggaran pendidikan difokuskan pada upaya peningkatan kualitas pendidikan Kabupaten Demak,” ujar Eisti’anah.
Di sektor kesehatan, Pemkab Demak menyatakan telah memenuhi Universal Health Coverage (UHC). Pemerintah juga mendorong penguatan BLUD agar semakin mandiri dalam pembiayaan tanpa mengurangi mutu pelayanan masyarakat.
BACA JUGA:Tak Cuma Baca Buku, Pegiat TBM Demak Didorong Melek Jurnalistik
BACA JUGA:Truk Pengangkut Keranjang Parcel Terbakar di Mijen Demak, Kerugian Capai Rp250 Juta
Selain pendidikan umum dan kesehatan, perhatian juga diberikan kepada pendidikan keagamaan. Pemkab Demak telah mengalokasikan anggaran untuk kesejahteraan Guru Madin, TPQ dan pondok pesantren yang mencakup 400 lembaga.
Sementara dari sisi ekonomi, Pemkab Demak menargetkan pertumbuhan ekonomi 2027 sebesar 6,99 persen hingga 7,30 persen. Adapun target kemiskinan berada pada kisaran 10,86 persen hingga 9,95 persen, sedangkan target IPM ditetapkan 75,94.
Pertumbuhan ekonomi akan ditopang sektor industri, pertanian dan perikanan, perdagangan, infrastruktur serta pariwisata.
BACA JUGA:Truk Pengangkut Keranjang Parcel Terbakar di Mijen Demak, Kerugian Capai Rp250 Juta
BACA JUGA:BPBD Demak Gelontorkan 2,5 Juta Liter Air Bersih , 13 Kecamatan Jadi Sasaran
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



