Truk Tabrak Pikap Bawa Pelajar di Belik Pemalang, 10 Orang Luka-Luka
Gambar tangkapan layar video warga, peristiwa kecelakaan mobil pikap ditabrak truk di Belik, Pemalang (23/9/2026)--Istimewa
PEMALANG, diswayjateng.id – Sebuah truk pengangkut ayam menabrak mobil pikap yang membawa delapan pelajar mengalami kecelakaan di Jalan Raya Belik, tepatnya di depan Rest Area Belik, Kabupaten Pemalang, Rabu (23/9/2026) sore.
Sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut. Mereka terdiri dari enam pelajar SMP Muhammadiyah Belik, dua siswa SMK Muhammadiyah Belik, serta dua warga umum.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, mobil pikap bernomor polisi G 9918 CM melaju dari arah selatan menuju utara dengan membawa para pelajar yang baru pulang sekolah.
BACA JUGA:Perkuat Publikasi Positif, Lapas Kelas IIB Tegal Resmi Gandeng Disway Jateng
BACA JUGA:Jelang Hari Tani Nasional 2026, Polda Jateng Imbau Massa Sampaikan Aspirasi dengan Damai
Para pelajar tersebut berada di bak pikap. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan berhenti di antara badan jalan dan bahu jalan sebelah barat.
Tidak lama kemudian, dari arah belakang melaju truk pengangkut ayam. Truk tersebut kemudian menabrak bagian belakang pikap hingga kendaraan itu terperosok dan terguling di bahu jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pemalang Ipda Widodo Apriyanto mengatakan, polisi masih menyelidiki kecelakaan yang terjadi di wilayah Desa Beluk tersebut.
"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara KBM truk dengan KBM pickup di Desa Belik Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang. Tepatnya di rest area Belik. Untuk kronologi masih dalam proses penyelidikan," kata Widodo saat ditemui di rumah sakit, Rabu malam.
Sopir Truk Sebut Rem Tak Berfungsi
Sementara itu, sopir truk bernama Triyono memberikan keterangan mengenai kondisi kendaraan yang dikemudikannya sebelum kecelakaan.
Saat ditanya mengenai rem, Triyono mengaku sistem pengereman kendaraan sudah tidak bisa berfungsi.
"Udah nggak bisa," kata Triyono.
Ketika ditanya apakah kondisi kendaraan sudah tidak layak, Triyono mengatakan kendaraan sebenarnya masih layak. Ia kemudian menduga masalah pengereman berkaitan dengan kondisi rem yang terlalu panas.
"Ya layak cuma mungkin karena... terlalu panas ya..." ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
