Sepanjang 2025 Diskominfo Salatiga Tangani 34 Insiden Keamanan Siber

Sepanjang 2025 Diskominfo Salatiga Tangani 34 Insiden Keamanan Siber

DIIKUTI : Pelatihan Drill Test Tim Salatiga-CSIRT diikuti anggota Tim Salatiga-CSIRT berasal dari seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkot Salatiga, Rabu 15 Juli 2026. Foto : Erna Yunus Basri--

SALATIGA, diswayjateng.id - Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) selama Tahun 2025 telah menangani 34 insiden keamanan siber. Di tahun yang sama juga, Diskominfo  melaksanakan 18 kegiatan IT Security Assessment

Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kota Salatiga, Tri Prawiati ST menegaskan, dengan data tersebut, menunjukkan ancaman siber merupakan tantangan nyata. 

"Yang harus dihadapi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan tata kelola, serta peningkatan kemampuan respons insiden," kata Tri di Kantor Pemkot Salatiga, Rabu 15 Juli 2026.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil monitoring dan penanganan yang dilakukan Tim Salatiga-CSIRT selama Tahun 2025 Diskominfo Kota Salatiga juga melakukan Vulnerability Assessment terhadap berbagai sistem elektronik strategis. 

BACA JUGA: Buru Bibit Atlet Renang Profesional, 361 Peserta Usia Dini Berlaga di Salatiga Swimming Cup 2026

BACA JUGA: Orientasi Calon Paskibra Salatiga Dimulai, Ada Hilmi Tisna Yuwanda Wakili Jateng Bertugas di Istana Negara

Sementara, diwaktu yang sama, Diskominfo Kota Salatiga juga melakukan Pelatihan Drill Test Tim Salatiga-CSIRT (Computer Security Insident Response Team atau Tim Tanggap Insiden Siber). 

Menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia, berbagai materi maupun praktik tersaji apik. Kegiatan diikuti anggota Tim Salatiga-CSIRT berasal dari seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga itu, juga melibatkan pengelola sistem elektronik, pranata komputer, administrator jaringan, serta pejabat maupun pegawai yang memiliki tugas dalam pengelolaan teknologi informasi.

Ada pun materi yang disuguhkan diantaranya, manajemen penanganan insiden siber, simulasi atau drill test penanganan insiden, evaluasi hasil simulasi, diskusi, serta penyusunan rekomendasi tindak lanjut untuk peningkatan kapasitas Tim Salatiga-CSIRT.

BACA JUGA: TPS ABC Salatiga Akhirnya Ditutup Permanen, Benner dan Jaring Raksasa Terpasang Bentuk Peringatan

BACA JUGA: Ide Disbudpar Salatiga di APEKSI 2026, Legenda Mas Karebet (Joko Tingkir) Sampai juga di Tanah Melayu Medan

"Dengan dilaksanakannya Pelatihan Drill Test ini diharapkan dapat meningkatkan ketangguhan, profesionalitas, dan kesiapan Tim Salatiga-CSIRT dalam merespons setiap ancaman siber secara cepat dan tepat untuk mwujudkan ekosistem pemerintahan digital yang aman, adaptif, dan terpercaya demi menjaga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat," paparny. 

Sementara, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyampaikan di era kemudahan digitalisasi ini, keamanan siber tidak hanya sekadar mencegah serangan, tetapi mampu mendeteksi, merespons, memulihkan, dan terus memperbaiki sistem. 

BACA JUGA: Keren, Wedang Ronde dan Sambel Tumpang Koyor Salatiga Masuk Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2026

BACA JUGA: DPUPR Salatiga Terpaksa Modifikasi Lobang Saluran Air, Grill Gutter Kerap Hilang Dicuri Tangan Jahil

Menurutnya, Pemkot Salatiga menunjukkan komitmen melalui pembentukan Salatiga-CSIRT, pelaksanaan pengujian keamanan sistem secara berkala, serta penguatan tata kelola kemanan informasi. 

"Setiap hasil Drill Test harus ditindaklanjuti menjadi perbaikan nyata, baik dalam penyempurnaan SOP, peningkatan kapasitas SDM, maupun penguatan infrastruktur keamanan," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait