Supriyanto Kembali Nahkodai PWI Kebumen, Siap Perkuat Profesionalisme Wartawan
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kebumen periode 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Kabumian, Rabu (8/7/2026).-diswayjateng/Muharom Adi Yuliarta-
KEBUMEN, diswayjateng.id – Di tengah derasnya arus informasi digital dan pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kebumen menegaskan komitmennya menjaga kualitas dan integritas jurnalistik. Komitmen tersebut mengemuka dalam pelantikan pengurus PWI Kebumen periode 2026–2029 yang dipimpin kembali oleh Supriyanto.
Supriyanto sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Kabupaten PWI Kebumen yang digelar di Mexolie Hotel, Selasa (7/7/2026) malam. Kepengurusan baru kemudian dilantik secara resmi oleh Ketua PWI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, di Pendopo Kabumian, Rabu (8/7/2026).
Pelantikan dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wakil Ketua DPRD Kebumen Khalisha Adelia Aziza, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, perwakilan perguruan tinggi, BUMD, serta berbagai mitra kerja PWI.
Bupati Lilis Nuryani mengapresiasi kontribusi PWI yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, di tengah maraknya informasi yang beredar di media digital, kehadiran pers yang profesional menjadi kebutuhan publik.
BACA JUGA: Sadang Tak Lagi Jadi Wilayah Pinggiran, Bupati Lilis Siapkan Proyek Infrastruktur hingga 2027
BACA JUGA: PWI Jateng Ingatkan Wartawan Kebumen Jaga Marwah Pers di Tengah Banjir Informasi
"Masyarakat membutuhkan informasi yang terverifikasi dan berimbang. Saya berharap PWI terus memperkuat kompetensi anggotanya serta menjaga integritas profesi agar sinergi antara pemerintah dan pers tetap harmonis demi kemajuan Kebumen," kata bupati.
Sementatra itu, Ketua PWI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, menekankan bahwa tantangan dunia pers tidak lagi sebatas kecepatan menyampaikan berita. Wartawan juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk memanfaatkan AI secara bertanggung jawab sesuai pedoman Dewan Pers.
"Profesionalisme dan menjaga marwah organisasi adalah harga mati. Pers harus menjadi jembatan yang solutif bagi pembangunan daerah, bukan hanya sekadar mencari kesalahan," tegasnya.
Bagi Supriyanto, amanah memimpin PWI Kebumen untuk periode kedua merupakan tanggung jawab besar. Ia berkomitmen meningkatkan kapasitas anggota agar mampu menghadapi tantangan jurnalistik di era digital tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar profesi.
BACA JUGA: Kemeriahan Fun Game Skuad PWI Pati di Tengah Demam Piala Dunia 2026
BACA JUGA: PWI Surakarta Masuki Era Baru, Sri Hartanto dan Budi Santoso Siapkan Penguatan Organisasi
Menurutnya, membanjirnya informasi membuat peran wartawan semakin penting sebagai penyaring sekaligus penjernih informasi yang beredar di tengah masyarakat.
"Tugas kami ke depan adalah menjadi filter sekaligus penjernih informasi. Kami akan terus meningkatkan kompetensi wartawan agar tetap kritis, independen, dan mampu menghadirkan karya jurnalistik yang konstruktif bagi pembangunan Kabupaten Kebumen," ujar Supriyanto.
Melalui kepengurusan baru ini, PWI Kebumen menargetkan peningkatan kompetensi anggota, penguatan etika jurnalistik, serta kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak untuk menghadirkan informasi yang akurat, kredibel, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





