Pelatihan Potong Rambut WBP Lapas Tegal: Bekal Mandiri Pasca-Bebas
SERAHKAN ALAT - Kepala Lapas Kelas IIB Tegal Dewanto, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Tegal Sirat Mardanus dan Pimpinan LPK Sekar Kota Tegal, Yunieti Utami saat penyerahan latihan potong rambut WBP di Aula Lapas Kelas IIB Tegal.-MEIWAN DANI RISTANTO/RADAR TEGAL-
TEGAL, diswayjateng.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tegal terus berkomitmen memberikan pembinaan produktif bagi warga binaannya. Melalui kolaborasi strategis, sebanyak 21 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan antusias mengikuti Pelatihan Potong Rambut WBP Lapas Tegal yang digelar di Aula Lapas Kelas IIB Tegal, Selasa 23 Juni 2026.
Kegiatan edukatif ini diinisiasi oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Tegal yang bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sekar. Tujuan utamanya adalah memberikan bekal keterampilan nyata agar para WBP siap membuka usaha mandiri di bidang jasa potong rambut atau salon kecantikan setelah bebas nanti.
Pemberdayaan Ekonomi dan Pentingnya Attitude Bisnis
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Tegal, Sirat Mardanus, menyatakan bahwa agenda ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga binaan. Ia menekankan bahwa keahlian teknis harus diimbangi dengan etika kerja yang baik.
“Ketika nanti membuka usaha, kepuasan pelanggan harus menjadi prioritas. Selain skill, juga harus mengutamakan attitude serta kenyamanan tempat usaha agar pelanggan merasa puas dan kembali lagi,” ujar Sirat.
BACA JUGA:Suara Langit di Balik Penolakan Tempat Hiburan Malam di Tegal
BACA JUGA:MoU PKBM Sakila Kerti dengan Lapas Kelas IIB Tegal Diteken, Perkuat Program Pendidikan Warga Binaan
Apresiasi dari Pihak Lapas Kelas IIB Tegal
Kepala Lapas Kelas IIB Tegal, Dewanto, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pihak Dinkop UKM Perdagangan serta LPK Sekar. Beliau berharap program sinergis seperti Pelatihan Potong Rambut WBP Lapas Tegal ini bisa diadakan secara berkesinambungan.
“Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan warga binaan sehingga dapat menjadi bekal hidup mandiri setelah bebas nanti,” ungkap Dewanto.
Materi Padat dari Instruktur Berpengalaman
Mengingat durasi pelatihan yang berlangsung selama satu hari, Pimpinan LPK Sekar Kota Tegal, Yunieti Utami, menjelaskan bahwa materi yang diberikan dikemas secara padat dan fokus pada kemampuan dasar sebagai kapster (penata rambut) profesional.
Demi efektivitas kelas, LPK Sekar menerjunkan tiga instruktur berpengalaman serta melibatkan dua alumni peserta didik yang telah lulus seleksi pada pelatihan sebelumnya.
BACA JUGA:DPRD Kota Tegal Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
BACA JUGA:SD Mutu Kota Tegal Studi Tiru ke SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta
“Dengan memiliki keahlian, diharapkan mereka bisa membuka usaha sendiri dan tidak kembali mengalami kesulitan ekonomi setelah bebas nanti,” harap Yunieti.
Melalui program Pelatihan Potong Rambut WBP Lapas Tegal ini, diharapkan kepercayaan diri dan keterampilan para WBP perempuan meningkat pesat, sehingga mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, produktif, dan berdaya ekonomi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
