Peringati Hari Relawan, PMI Kota Tegal Gelar Latihan Bersama dan Bentuk KSR Unit Kampus

Peringati Hari Relawan, PMI Kota Tegal Gelar Latihan Bersama dan Bentuk KSR Unit Kampus

PELATIHAN - Sekitar 100 relawan ikuti pelatihan dalam rangka hari relawan di Halaman Markas PMI Kota Tegal, Kamis (26/12).--

TEGAL, diswayjateng.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota TEGAL menggelar latihan bersama sekaligus pembentukan Korps Sukarela (KSR) Unit Kampus dalam rangka memperingati Hari Relawan yang diperingati setiap 26 Desember.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari PMR Wira dan KSR perguruan tinggi se-Kota Tegal. Latihan bersama ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas relawan muda sekaligus menanamkan nilai-nilai kepalangmerahan sejak dini.

Kegiatan berlangsung dengan beberapa rangkaian acara, mulai dari pembukaan, sarasehan kepalangmerahan, dinamika kelompok, persiapan simulasi, hingga simulasi penanggulangan bencana.

Ketua PMI Kota Tegal, drg. Agus Dwi S melalui Wakil Pengurus PMI Bidang Generasi Muda dan Relawan, Nona Florida Parera, mengatakan bahwa latihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis kepada para relawan dalam menghadapi situasi kebencanaan.

BACA JUGA:SMAN 4 Tegal Salurkan Donasi Bencana Aceh dan Sumatra Melalui PMI Kota Tegal

BACA JUGA:Banjir Terjang Rangimulya, PMI Kabupaten Tegal Turun Tangan Salurkan Bantuan

“Pada tahap persiapan simulasi, seluruh peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai peran masing-masing, yakni kelompok asesmen, triage, evakuasi, pelaku pertolongan pertama, serta ambulans. Setiap kelompok mendapatkan pembekalan materi sebelum diterjunkan dalam simulasi bencana,” jelas Nona Florida Parera.

Dia menambahkan, simulasi tersebut bertujuan melatih koordinasi, ketanggapan, dan kerja sama antarrelawan sehingga mampu bertindak cepat dan tepat saat terjadi bencana di lapangan.

Lebih lanjut dijelaskan, peringatan Hari Relawan setiap 26 Desember memiliki makna yang mendalam bagi PMI. Tanggal tersebut diperingati untuk mengenang para relawan kemanusiaan yang gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan, khususnya pada peristiwa tsunami Aceh tahun 2004.

“Semangat kemanusiaan dan pengorbanan para relawan yang telah gugur menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus mengabdi tanpa pamrih bagi sesama,” ujarnya.

Selain latihan bersama, kegiatan ini juga ditandai dengan pembentukan KSR Unit Kampus sebagai upaya memperluas jaringan relawan PMI di lingkungan perguruan tinggi. Diharapkan, dengan terbentuknya KSR Unit Kampus, peran mahasiswa dalam kegiatan kemanusiaan dan kebencanaan semakin aktif dan terorganisir.

"Kami berharap kegiatan ini dapat mencetak relawan-relawan muda yang tangguh, berkompeten, dan memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi dalam mendukung tugas-tugas PMI di masa mendatang," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait