Dua Korban Mobil Tertemper KA Argo Bromo di Grobogan Dirawat Intensif, Tiga Lainnya Rawat Jalan

Dua Korban Mobil Tertemper KA Argo Bromo di Grobogan Dirawat Intensif, Tiga Lainnya Rawat Jalan

RINGSEK - Kondisi mobil ringsek dan terpental ke sawah usai dihantam Kereta Api Argo Bromo saat melintas di Grobogan.--

GROBOGAN, diswayjateng.com- Kecelakaan tragis sebuah mobil Avanza tertemper Kereta Api Argo Bromo di Kabupaten Grobogan, merenggut empat korban nyawa dan lima korban harus dirawat intensif di rumah sakit. 

Insiden kecelakaan tragis pada Jumat (1/5/2026) dini hari ini, terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan. 

Dalam peristiwa ini, empat orang penumpang Avanza putih bernopol H 1060 ZP dilaporkan meninggal dunia. Sedangkan lima korban lainnya terluka parah pada Jumat (1/5/2026) dini hari. 

Identitas empat korban meninggal dunia dari penumpang mobil Avanza, antara lain Ny. Dalni (52) dan Muhamad Sakroni (52), warga Desa Ngablak, Kemloko Kecamatan Godong. 

Korban meninggal dunia lainnya yakni Naila Dwi K (11), warga Dusun Prau, Mlowokarangtalun dan Shazia Belvania Mutia (2,5), warga Desa Sidorejo Kecamatan Pulokulon Grobogan. 

Untuk lima korban lainnya yang mengalami luka adalah Kardi (60) dan Darwati (56) luka ringan, serta Indah Setyowati (26), kondisi cukup serius dan dirujuk ke RSUD Purwodadi. 

Korban lainnya yakni Vizba Denada P (10), mengalami nyeri dada dan menjalani pemeriksaan rontgen di RSUD Purwodadi. Korban Jakinem (77), mengalami luka robek pada kaki dan telah mendapat penanganan medis

Peristiwa kecelakaan yang terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan ini, membuat kaget banyak pihak. 

Sebab kecelakaan di Grobogan ini, terjadi selang beberapa hari usai peristiwa tabrakan antara KRL Commuter Line dengan kereta api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. 

Infotmasi yang diterima diswayjateng di lokasi menyebutkan, Toyota Avanza berwarna putih memuat sembilan penumpang. Penumpang tersebut merupakan rombongan asal Grobogan, usai mengantarkan keberangkatan haji ke Solo. 

Diduga kurang berhati hati, pengemudi Avanza tidak memperhatikan situasi saat melintasi rel kereta api tanpa palang pintu. 

Sesampai di lokasi kejadian, melaju kereta api Argo Bromo dari arah timur menuju arah barat. Tak pelak, Avanza tersebut dihantam oleh kereta api.

Akibat dihantam benturan keras, membuat Avanza terpental hingga sejauh 20 meter. Kondisi mobil yang ringsek terlempar masuk ke area persawahan yang berada di pinggir rel kereta api. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait