IRT di Salatiga Dihati Menjadi Pilar Penguatan Ekonomi Daerah

IRT di Salatiga Dihati Menjadi Pilar Penguatan Ekonomi Daerah

BERDISKUSI : Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin saat berdiri dengan pengurus Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Salatiga di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, awal pekan ini. Foto : ist/ Erna Yunus Basri--

SALATIGA, diswayjateng.com - Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin berharap besar, ibu rumah tangga (IRT) di Salatiga agar dapat menjadi pilar penguatan ekonomi daerah

Salah satunya melalui kreativitas dan pemasaran produk lokal berdampak pada pemberdayaan ekonomi keluarga.

"Melalui kreativitas dan pemasaran produk lokal, perempuan dapat membantu memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Nina, saat menerima audiensi jajaran pengurus Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Salatiga di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, awal pekan ini. 

Nina menegaskan bahwa tantangan ekonomi ke depan menuntut perempuan untuk lebih mandiri dan adaptif terhadap peluang pasar. 

BACA JUGA: Catat Sebagai Pemerintahan Daerah Prestasi Kinerja Tinggi, Salatiga Terima Penghargaan dari Wamendagri

BACA JUGA: May Day 2026: Ahmad Luthfi Ajak Buruh Jateng Jaga Kondusivitas Demi Investasi

Dan Pemerintah Kota Salatiga, ditegaskan dia, siap mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan keterampilan perempuan.

Nina Agustin juga menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru KPI. Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Salatiga dan organisasi perempuan dapat terus diperkuat, khususnya dalam upaya. 

Perwakilan pengurus KPI menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan program-program yang aplikatif bagi anggotanya. 

Salah satu agenda unggulan yang direncanakan adalah menghadirkan pakar atau inovator guna memberikan pelatihan teknis kepada anggota.

BACA JUGA:bTerungkap! Penipuan CPNS Semarang Catut Nama Pejabat, Warga Diminta Jangan Tergiur

BACA JUGA: Salatiga Raih Penghargaan LPPD Terbaik Kedua se-Jawa Tengah, Sekda: Hasil Kerja Bersama

"Sebagai langkah nyata, kami akan menghadirkan inovator untuk memberikan pelatihan pembuatan tempe inovatif dan sabun berbahan dasar susu," ungkap perwakilan KPI. 

Melalui pelatihan itu, diharapka ln anggota KPI memiliki keterampilan khusus dengan produk yang memiliki nilai jual tinggi di masyarakat. 

KPI juga menghentikan, perempuan di Salatiga tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga menjadi produsen yang mampu menggerakkan roda perekonomian mulai dari tingkat rumah tangga.

Sebelumnya, dalam audiensi ini diperkenalkan kepengurusan KPI yang baru sekaligus pemaparan rencana program kegiatan organisasi sepanjang tahun 2026.





Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: